Sebuah truk Hino bermuatan minyak goreng Bimoli dengan nomor polisi B 9260 UYX mengalami kecelakaan tunggal pada Senin (12/5/2025) sekitar pukul 01.00 WIB.
Kecelakaan terjadi saat truk melaju dari arah Bukittinggi menuju Padang. Diduga kuat, truk mengalami kegagalan sistem pengereman di jalanan menurun dan curam tersebut.
Pengemudi, yang diidentifikasi bernama Sihombing, terpaksa mengambil tindakan cepat untuk mencegah tragedi yang lebih besar.
Menurut keterangan Kasat Lantas Polres Padangpanjang, Iptu Jamalluddin, sang sopir membanting setir ke kanan saat sistem rem tidak berfungsi.
"Truk tersebut bergerak dari arah Bukittinggi menuju Padang ketika mengalami masalah teknis pada sistem rem," ungkapnya.
Manuver darurat tersebut menyebabkan kendaraan menabrak dinding pembatas jalan di lokasi tanjakan. Benturan keras mengakibatkan kerusakan pada bagian depan truk dan infrastruktur jalan di sekitarnya.
Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan dan olah TKP.
"Kami langsung merespons begitu menerima laporan dengan mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan awal," jelas Iptu Jamalluddin.
Meski mengalami kerusakan material, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa maupun luka serius dalam insiden tersebut. Satlantas Polres Padangpanjang telah mengamankan kendaraan dan muatan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Kawasan Silaiang Kariang memang dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan di jalur Bukittinggi–Padang. Karakteristik jalanan menurun tajam dan berkelok membuatnya menuntut kondisi kendaraan yang prima, terutama pada sistem pengereman.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat penting bagi pengemudi angkutan barang untuk melakukan pemeriksaan teknis secara menyeluruh sebelum melintasi rute ekstrem, terutama pada malam atau dini hari.(*)
Editor : Hendra Efison