Wali Kota Pariaman, Yota Balad, secara resmi membuka acara dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai lomba ini sebagai langkah positif untuk menanamkan nilai religius dan mengembangkan kreativitas sejak dini.
“Kegiatan ini sangat bagus karena mampu memotivasi anak-anak untuk belajar dan berkreasi sejak dini. Ini juga menjadi solusi untuk meningkatkan ketakwaan dan mendekatkan anak pada nilai-nilai Islam,” ujar Yota Balad dalam sambutannya.
Yota juga menekankan pentingnya pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Kota Pariaman. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah melalui program “Guru Unggul” di setiap kecamatan.
“Kita akan menantang Disdikpora dan sekolah untuk melahirkan guru-guru unggul. Sekolah yang memiliki guru unggul akan kita beri apresiasi. Ini agar semua sekolah menjadi favorit, bukan hanya di Kecamatan Pariaman Tengah,” katanya.
Kepala SDN 05 Air Santok, Aditya Warman, menjelaskan bahwa lomba ini terlaksana berkat kolaborasi antara Disdikpora Kota Pariaman, kepala sekolah TK/PAUD, pengawas, orang tua murid, dan masyarakat setempat.
“Kegiatan ini diikuti 120 peserta dan berlangsung selama satu hari. Mereka akan memperebutkan hadiah berupa tabungan, trofi, sertifikat, dan bingkisan. Terima kasih atas dukungan semua pihak, mulai dari dekorasi hingga sponsor hadiah,” jelas Aditya.
Menurutnya, kegiatan ini juga sejalan dengan program daerah “Satu Rumah Satu Juz” yang bertujuan membentuk generasi Qur’ani di Kota Pariaman. Ia berharap lomba ini menjadi ajang menumbuhkan semangat religius dan kreativitas anak-anak.
“Perlihatkan kemampuan anak-anak dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Untuk lomba mewarnai, keluarkan ide dan kreativitas terbaik agar gambar menjadi lebih indah,” pesannya kepada peserta.
Turut hadir dalam acara tersebut Bunda PAUD Kota Pariaman Ny. Yosneli Balad, Plt. Kepala Disdikpora Kota Pariaman Hertati Taher, Camat Pariaman Timur Muhammad Arif Gunawan, Kabid Pendidikan Dasar Disdikpora Eka Putra Pernanda, para pengawas, kepala sekolah, dan guru TK/PAUD se-Kecamatan Pariaman Timur.(*)
Editor : Hendra Efison