Pada kesempatan yang sama, ia juga mengukuhkan kepengurusan LPPTQ tingkat kecamatan di Aula Balai Kota Pariaman.
Yota Balad mengucapkan selamat kepada pengurus LPPTQ kecamatan yang telah dikukuhkan serta memberi motivasi kepada para kafilah.
Ia menyebut penguatan struktur LPPTQ kecamatan bertujuan memperkuat pembinaan dan regenerasi qari serta hafiz di Kota Pariaman.
Ia berharap LPPTQ menjadi ujung tombak pembinaan Al-Qur’an di tingkat daerah.
Pembinaan yang kuat diharapkan mampu melahirkan bibit unggul yang dapat berprestasi di ajang MTQ maupun berperan dalam penguatan nilai-nilai Qur’ani di masyarakat.
Sebanyak 64 peserta dilepas sebagai kafilah Kota Pariaman untuk berlaga pada berbagai cabang MTQ.
Cabang tersebut antara lain Tilawah, Qira’at Mujawwad, Tartil, Qira’at Murattal, Tahfiz, Tafsir Bahasa Inggris, Indonesia, dan Arab, Kitab Standar, Khutbah Jumat, KTIQ, Syarhil Qur’an, Khat, Hadis 100 bersanad, Hadis 500 tanpa sanad, serta Tartil Eksekutif.
Yota menyampaikan pesan agar peserta menjaga kondisi, bertanding dengan sungguh-sungguh dan menjunjung sportivitas.
Ia berharap kafilah mampu membawa pulang hasil terbaik dari Bukittinggi.
Ia menuturkan penyatuan agenda pengukuhan dan pelepasan kafilah menjadi langkah awal penguatan sinergi Pemko Pariaman dan LPPTQ dalam pembinaan keagamaan.
Yota menekankan pentingnya kolaborasi dengan Kementerian Agama dan Bagian Kesra Kota Pariaman dalam mempersiapkan kafilah dari tingkat desa hingga kota.(*)
Editor : Hendra Efison