Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pariaman Mangrove Park Nan Mempesona, Sensasi Kano dan Jalur Tracking

Novitri Selvia • Jumat, 13 Agustus 2021 | 11:24 WIB
KAWASAN Hutan Mangrove dilengkapi jalan setapak dan gazebo yang terlihat indah dan nyaman.(IST)
KAWASAN Hutan Mangrove dilengkapi jalan setapak dan gazebo yang terlihat indah dan nyaman.(IST)
Pilihan destinasi wisata di Kota Pariaman cukup lengkap. Tidak hanya keindahan pantai namun juga memiliki destinasi wisata hutan mangrove di tengah Kota Pariaman atau belakangan dikenal sebagai Pariaman Mangrove Park.

Dengan jarak dua kilometer dari pusat Kota Pariaman, destinasi wisata yang satu ini berada di Desa Simpang Apa Pariaman Utara. Selain menggunakan kendaraan pribadi, warga bisa juga bersepeda yang disewa di Pantai Gandoriah menuju hutan mangrove ini. Atau bisa juga naik angkot dengan tujuan Simpang Apar Pariaman.

Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Pemko Pariaman Marhen menuturkan, di Mangrove Park ini pengunjung bisa mencoba berjalan atau tracking di hutan mangrove dengan fasilitas tracking yang terbuat dari kombinasi kayu dan beton.

“Ada dua jalur treking di kawasan ini mulai yang panjangnya 300 meter hingga 500 meter,” ujarnya kepada Padang Ekspres di ruang kerjanya, Rabu (11/8).

Sambil berjalan menikmati keindahan hutan mangrove, sebut Marhen, pengunjung bisa juga belajar tentang mangrove ada banyak papan edukasi tentang mangrove di sini. Ke depannya kedua jalur tracking ini akan disatukan sehingga jalur trackingnya menjadi lebih panjang. Untuk menikmati jalur tracking ini, pengunjung cukup merogoh kocek Rp 3000 per orang.

Sedangkan bagi yang berminat menanam langsung mangrove di sini atau melakukan penelitian tentang mangrove bisa menghubungi bagian informasi yang dikelola Bumdes Simpang Apar.

Marhen menyampaikan, saat ini sejumlah mahasiswa pun banyak yang melakukan penelitian di hutan mangrove Pariaman ini. Termasuk antusias pecinta alam turut menanam pohon mangrove di area ini.

Nah, jika air sedang pasang bisa menikmasi atraksi sensasi hutan mangrove memakai kano. Tenang, biaya sewa kano Rp 10 ribu saja. Bagaimana dengan kulineran, ada banyak UMKM yang menyediakan kuliner khas Kota Pariaman di sini.  Mau yang lebih spesifik, ada sirup buah mangrove dan selai mangrove produksi Bumdes Simpang Apar Pariaman.

Juga tersedia paket kunjungan keluarga dan family gathering serta outbond di sini.
Tentunya reservasi terlebih dahulu ke pokdarwis dan pengelola BUMdes setempat. Sedangkan untuk biaya parkir sesuai dengan perda Rp 3000 untuk kendaraan roda dua dan Rp 5000 untuk mobik. Nah tunggu apalagi, yukk cuss ke Pariaman Mangrove Park. (nia) Editor : Novitri Selvia
#Kota Pariaman #Pariaman Mangrove Park