Kerta Wahana Sarilamak (KWS), yang berlokasi di Jorong Buluh Kasok, Kanagarian Sarilamak, Kecamatan Harau, resmi dibuka oleh Bupati Safarudin Datuak Bandaro Rajo pada 22 Desember 2024.
Objek wisata agro ini mengintegrasikan panorama alam dengan fasilitas modern yang dirancang untuk memikat wisatawan lokal, nasional, hingga internasional.
KWS berdiri di tengah lembah subur nan asri dengan udara sejuk dan latar bukit yang megah. Panorama alam yang sensasional menjadi daya tarik utama, ditambah dengan berbagai fasilitas wisata seperti taman buah, sungai wisata, bumi perkemahan, hingga area rekreasi modern.
Baca Juga: Pemerintah Tetapkan Kuota dan Skema BBM Subsidi 2025, Sudah Siapkan QR Code Mypertamina?
Pengelola sekaligus Direktur KWS, Frasca S.T, menjelaskan bahwa KWS dirancang untuk memberikan pengalaman liburan yang nyaman dan menyenangkan.
"Kami menggabungkan konsep liburan bernuansa alam dengan fasilitas modern yang lengkap, seperti cottage, arena permainan, taman buah, hingga fasilitas meeting room," ungkapnya.
Berikut beberapa fasilitas unggulan KWS:
- Penginapan: Cottage Rp600.000 per hari; homestay 4 unit (maksimal 5 orang per unit).
- Aktivitas Rekreasi: Paintball Rp75.000 per orang (5 orang/tim), flying fox Rp25.000 per orang dewasa, panahan Rp25.000 (10 panah).
- Wahana Anak: Bebek gowes Rp10.000/30 menit (maksimal 2 orang), skuter Rp20.000/30 menit.
- Tiket Masuk: Rp15.000 per orang (gratis untuk anak di bawah 2 tahun).
- Fasilitas Tambahan: Gazebo mewah, bumi perkemahan (12 unit), kolam renang, spot foto, kolam ikan, dan taman bermain anak.
Frasca juga mengungkap sejumlah fasilitas kenyamanan untuk pengunjung, mulai dari area parkir luas, musala bersih, hingga free Wi-Fi di seluruh area.
Sebagai destinasi wisata baru, KWS diharapkan mampu bersaing dengan objek wisata lain di Sumatera Barat. Frasca menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan dan fasilitas di KWS.
"Kami berharap dukungan dari semua pihak agar KWS dapat menjadi destinasi utama yang membanggakan masyarakat Limapuluh Kota," kata Frasca.
Bupati Safarudin menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan KWS sebagai destinasi wisata berbasis pendidikan dan lingkungan.
"Pembangunan wisata seperti KWS perlu diiringi dengan kesadaran menjaga lingkungan. Kebersihan menjadi tanggung jawab bersama, dan pelayanan yang santun akan meningkatkan daya tarik wisata ini," ujarnya.
Anggota DPRD Limapuluh Kota, Defrianto Ifkar, juga mengapresiasi kehadiran KWS yang dianggap sebagai harapan baru bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. "KWS tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga membawa dampak positif pada sektor pendidikan dan pemberdayaan ekonomi lokal," kata Defrianto.
Dengan keindahan alam yang memukau dan fasilitas lengkap, Kerta Wahana Sarilamak (KWS) siap menjadi magnet baru bagi wisatawan sekaligus turut mendukung kebangkitan sektor pariwisata di Limapuluh Kota dan Sumatera Barat. (*)
Editor : Hendra Efison