Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

UNESCO Akui Dua Geopark lagi di Indonesia: Geopark Kebumen dan Meratus, Surga Tanah Leluhur 

M Algredi • Senin, 28 April 2025 | 21:09 WIB

Geopark Meratus Kalsel dan Geopark Kebumen Jateng (Foto: Instagram/ UNESCO.Jakarta)
Geopark Meratus Kalsel dan Geopark Kebumen Jateng (Foto: Instagram/ UNESCO.Jakarta)
PADEK.JAWAPOS.COM—Indonesia kembali mencatat prestasi di kancah internasional dengan bertambahnya dua geopark yang diakui UNESCO Global Geoparks (UGGp) pada April 2025. 

Geopark Kebumen di Jawa Tengah dan Geopark Meratus di Kalimantan Selatan resmi diakui dalam Sidang Dewan Eksekutif UNESCO ke-221 di Paris, Prancis. 

Pengakuan ini semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan kekayaan geologi dan budaya yang luar biasa.

Geopark Kebumen, geologi yang terletak di kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Geopark tersebut menampilkan formasi batuan tertua di Pulau Jawa termasuk situs Karangsambung, yang merupakan laboratorium alami batuan tepi samudra dan benua, memiliki gua-gua karst, sungai bawah tanah, dan fosil ekosistem laut purba.

Sebelumnya tempat tersebut dikenal sebagai Geopark Karangsambung-Karangbolong, dan kini setelah melalui proses pengajuan sejak 2016, akhirnya diakui sebagai UNESCO Global Geopark pada 2025.

Potensinya sangat cocok sebagai pusat edukasi dan penelitian geologi, dan bisa menjadi destinasi wisata berbasis konservasi dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Geopark Meratus, diakui sebagai Jejak Geologi dari Zaman Jurassic. Lokasinya berada di pegunungan Meratus, Kalimantan Selatan. Geopark tersebut menampilkan catatan geologis tentang evolusi tektonik kompleks sejak periode Jurassic (201–145 juta tahun lalu).

Menurut peneliti, geopark Meratus, merupakan   lanskap geologi tertua di Indonesia dengan keanekaragaman hayati, termasuk spesies anggrek dan ekosistem mangrove.

Kawasan ini juga menjadi tempat tinggal masyarakat adat Dayak Meratus, yang memiliki tradisi dan budaya unik, yang mendukung pelestarian lingkungan dan pariwisata berkelanjutan, sehingga menjadi simbol penting dalam menjaga warisan geologi dan budaya.

Dengan pengakuan ini, jumlah geopark Indonesia yang diakui UNESCO kini mencapai 12 geopark: 

  1. Geopark Kaldera Toba Sumatra Utara
  2. Geopark Merangin Jambi
  3. Geopark Belitong, Bangka Belitung
  4. Geopark Ciletuh, Jawa Barat
  5. Geopark Kebumen, Jawa Tengah
  6. Geopark Gunung Sewu, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur
  7. Geopark ljen, Jawa Timur
  8. Geopark Meratus, Kalimantan Selatan
  9. Geopark Batur, Bali
  10. Geopark Maros Pangkep, Sulawesi Selatan
  11. Geopark Rinjani-Lombok, Nusa Tenggara Barat
  12. Geopark Raja Ampat, Papua Barat Daya

Status ini memberikan tanggung jawab besar untuk melestarikan, mengelola secara berkelanjutan, dan mempromosikan kekayaan geologis serta budaya lokal. 

Selain itu, pengakuan ini juga memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan warisan alam dan budaya yang luar biasa. (*)

Editor : Hendra Efison
#Geopark Meratus #Surga Tanah Leluhur #Geopark Kebumen #UNESCO Akui Dua Geopark #Geopark di Indonesia