Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kemenpar Bidik Tanahdatar Tembus Pasar Global, Kampung Minang hingga Puncak Aua Sarumpun Jadi Andalan

Safrizal Putra • Senin, 27 April 2026 | 20:16 WIB

 

Kampung Minang di Nagari Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanahdatar, Provinsi Sumatera Barat. (Safrizal/Padeks)
Kampung Minang di Nagari Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanahdatar, Provinsi Sumatera Barat. (Safrizal/Padeks)

PADEK.JAWAPOS.COM— Pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata mulai melirik potensi wisata Kabupaten Tanahdatar untuk dipromosikan ke pasar internasional.

Langkah awal dilakukan melalui kunjungan kerja Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara II ke sejumlah destinasi unggulan, Senin (27/04/2026).

Kunjungan yang berlangsung selama dua hari ini difokuskan pada dua lokasi prioritas, yakni Kampung Minang di Nagari Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan, serta kawasan panorama Puncak Aua Sarumpun di Kecamatan Rambatan.

Kehadiran rombongan Kementerian Pariwisata disambut positif oleh Pemerintah Kabupaten Tanahdatar.

Baca Juga: In Memoriam Iyut Fitra: Penyair yang Pergi Menjelang Hari Puisi

Mewakili Bupati, Asisten Administrasi Umum Setda Tanahdatar, Riswandi, menyebut kunjungan tersebut sebagai peluang strategis untuk meningkatkan daya saing pariwisata daerah di tingkat global.

Ia menilai Kampung Minang menjadi salah satu kekuatan utama karena menghadirkan keindahan Rumah Gadang sekaligus kekayaan budaya Minangkabau yang autentik.

“Kami berharap objek wisata di Sumpur dan Tanahdatar semakin dikenal luas. Kampung Minang merupakan aset unggulan yang memadukan estetika dan nilai budaya,” ujarnya saat menyambut rombongan di Rumah Gadang Kampung Minang.

Meski demikian, Riswandi mengakui bahwa pengembangan sektor pariwisata masih menghadapi keterbatasan, terutama dari sisi anggaran.

Baca Juga: Harga Cabai, Bawang, dan Ayam Naik di Padang, Daya Beli Warga Mulai Tertekan

Kondisi tersebut berdampak pada optimalisasi sarana dan prasarana di sejumlah destinasi wisata.

Menurutnya, dukungan dari pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk memperkuat infrastruktur pendukung agar potensi wisata dapat dikembangkan secara maksimal.

“Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan potensi daerah sekaligus berharap adanya dukungan penguatan fasilitas,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara II, Yulia, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari strategi kolaboratif untuk membawa destinasi lokal ke panggung internasional.

Baca Juga: SPAM Taban 3 Segera Dibangun, Fadly Amran dan DPR RI Tinjau Proyek Air Bersih 200 Liter per Detik di Padang

Ia mengungkapkan pihaknya telah menjalin kerja sama dengan sejumlah agen perjalanan dari berbagai negara, seperti Jepang, Korea, dan Australia, guna memperluas jangkauan promosi wisata Tanahdatar.

Menurut Yulia, pendekatan pemasaran dilakukan dengan mempertimbangkan karakteristik wisatawan dari masing-masing negara.

Wisatawan Jepang dan Korea cenderung tertarik pada budaya dan keindahan alam, sementara turis Australia lebih menyukai wisata berbasis petualangan.

“Kami akan menyesuaikan strategi promosi dengan minat pasar. Hal ini penting agar promosi lebih tepat sasaran dan berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan,” jelasnya.

Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Dua Rumah Gadang di Situjuah, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta

Hasil peninjauan lapangan ini, lanjutnya, akan ditindaklanjuti dengan menghadirkan langsung agen perjalanan internasional ke Tanahdatar.

Langkah ini diharapkan mampu mendorong penyusunan paket wisata yang lebih menarik bagi pasar global.

“Kami akan mengajak travel agent internasional untuk melihat langsung potensi yang ada, sehingga promosi bisa lebih efektif dan masif,” katanya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Tanahdatar, Inhendri Abas, menegaskan bahwa sektor pariwisata tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: Milad ke-109 ‘Aisyiyah, Mahyeldi Buka Operasi Bibir Sumbing Gratis di Padang, Hadirkan Harapan Baru bagi Masyarakat

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dapat terus diperkuat untuk mengangkat potensi wisata sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pariwisata menjadi sektor unggulan. Kami ingin seluruh potensi yang ada dipromosikan secara maksimal agar memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” pungkasnya.(*)

Editor : Hendra Efison
#Kampung Minang #promosi wisata internasional #kemenpar #wisata Sumatera Barat #Pariwisata Tanahdatar