Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Dua Rumah Terbakar di Pasaman Barat, Diduga Akibat Kompor Ditinggal Menyala

Randi Zulfahli • Sabtu, 24 Januari 2026 | 20:08 WIB

Dua rumah terbakar di Nagari Simpang Tigo, Pasaman Barat, Sabtu (24/1/2026), diduga akibat kompor ditinggal menyala saat memasak.
Dua rumah terbakar di Nagari Simpang Tigo, Pasaman Barat, Sabtu (24/1/2026), diduga akibat kompor ditinggal menyala saat memasak.
PADEK.JAWAPOS.COM—Kebakaran melanda kawasan Nagari Simpang Tigo, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, Sabtu (24/1/2026), mengakibatkan dua unit rumah hangus terbakar.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Kasatpol PP dan Damkar) Pasaman Barat, Handoko, mengatakan kebakaran diduga dipicu kelalaian pemilik rumah saat memasak.

“Kebakaran bermula dari kompor yang ditinggalkan menyala tanpa pengawasan sehingga api membakar material di sekitarnya,” kata Handoko dalam laporan resmi, Sabtu sore.

Ia menjelaskan, pemilik rumah bernama Iyul (48), seorang pengusaha pangkas rambut, meninggalkan kompor dalam kondisi menyala saat beraktivitas.

Laporan kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran Pasaman Barat pada pukul 11.55 WIB, dan satu menit kemudian armada langsung diberangkatkan ke lokasi pada pukul 11.56 WIB.

Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 13.43 WIB atau sekitar dua jam.

Dalam operasi tersebut, Damkar Pasaman Barat mengerahkan dua unit armada dari Posko Simpang Empat yang diperbantukan armada dari Posko Kinali.

Sebanyak 18 personel diterjunkan, terdiri atas 10 personel Posko Simpang Empat dan 8 personel Posko Kinali.

Operasi pemadaman dipimpin Kepala Seksi Pencegahan Kebakaran (Kasi PK) Khairil Ikhwan bersama Komandan Regu Arjunaidi.

Dua rumah yang terbakar merupakan bangunan multifungsi sebagai tempat tinggal sekaligus usaha.

Rumah pertama milik Iyul digunakan sebagai usaha pangkas rambut, sedangkan rumah kedua milik Dewi (50) yang berprofesi sebagai pedagang dan memanfaatkan bangunan tersebut sebagai kedai pakaian.

Petugas melakukan upaya pemadaman maksimal untuk mencegah api merambat ke bangunan lain, mengingat jarak antarrumah di lokasi kejadian cukup rapat.

Penanganan di lokasi juga dibantu oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat untuk pengamanan area serta pengaturan lalu lintas.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai estimasi kerugian material, dan pihak berwenang masih melakukan pendataan lebih lanjut.(cc1)

Editor : Hendra Efison
#Nagari Simpang Tigo #rumah terbakar #Kebakaran Pasaman Barat #Damkar Pasaman Barat