Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta sarana perikanan dari Anggota DPR RI, Cindy Monica Salsabila, disalurkan kepada kelompok masyarakat, Sabtu (21/2).
Di Jambak Jalur 1 Barat, Kecamatan Luhak Nan Duo, bantuan kolam bioflok diterima Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Nila Bioflok Berkah. Kolam bundar berteknologi bioflok itu dinilai mampu meningkatkan produktivitas budidaya ikan secara lebih efektif.
”Sistem bioflok lebih efektif dan efisien dibandingkan kolam tanah konvensional. Dengan sirkulasi oksigen yang optimal pada kolam bundar ini, hasil panen diharapkan lebih besar dalam waktu lebih singkat,” ujar Cindy saat menyerahkan bantuan, Sabtu (21/2).
Menurutnya, program tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga mendorong lahirnya pelaku usaha baru di sektor perikanan. ”Kami ingin generasi muda di Pasbar berani menjadi entrepreneur yang mandiri dan inovatif,” tambahnya.
Sementara itu, bantuan alsintan disalurkan kepada Kelompok Tani Bina Sehati di Karang Rejo, Desa Baru Barat, Kecamatan Ranah Batahan. Bantuan tersebut meliputi traktor roda dua, pompa air, hand sprayer, hingga combine harvester besar untuk mendukung proses tanam hingga panen.
Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekkab) Pasbar, Doddy San Ismail, mengatakan bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan pemerintah daerah melalui mekanisme pokok pikiran DPR RI.
”Bantuan ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat melalui usulan yang kami sampaikan dan diperjuangkan lewat pokok pikiran Anggota DPR RI. Alhamdulillah, hari ini dapat direalisasikan untuk masyarakat,” tuturnya.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, bencana banjir dan longsor sebelumnya menyebabkan kerusakan sekitar 524 hektare sawah dan 288 hektare kebun, serta merusak belasan saluran irigasi dan jembatan di Pasbar.
Adapun rincian bantuan alsintan pra dan pascapanen tahun 2025 untuk 43 kelompok tani meliputi dua unit traktor roda dua, empat unit pompa air, 25 unit hand sprayer, serta dua unit combine harvester besar. Selain itu, disalurkan 15 ton benih jagung hibrida varietas Bisi 18 untuk lahan seluas 1.000 hektare yang dibagikan kepada 105 kelompok tani.
Doddy menjelaskan, penyerahan satu unit combine harvester besar di Ranah Batahan yang dirangkaikan dengan kegiatan panen raya bersama petani setempat menjadi bukti nyata dukungan pemerintah pusat dalam percepatan swasembada pangan di Pasaman Barat.
”Kami berharap bantuan ini mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian secara berkelanjutan di Pasbar. Ke depan, Pemkab Pasbar akan terus mengusulkan kebutuhan strategis lainnya melalui kementerian terkait agar pembangunan sektor pertanian dan perikanan semakin optimal,” pungkasnya.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan dialog bersama petani dan pembudidaya ikan. Forum tersebut dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi, mengidentifikasi kebutuhan lanjutan di lapangan, sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam perencanaan program pembangunan sektor pertanian dan perikanan ke depan. (*)
Editor : Eri Mardinal