Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kota Payakumbuh Tunjukkan Penurunan Angka Kemiskinan

Arfidel Ilham • Rabu, 20 November 2024 | 15:05 WIB
SERIUS: Pelaksana Tugas Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Payakumbuh, Wal Asri, memimpin rapat koordinasi program penanggulangan kemiskinan, kemarin.(PEMKO PAYAKUMBUH UNTUK PADEK)
SERIUS: Pelaksana Tugas Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Payakumbuh, Wal Asri, memimpin rapat koordinasi program penanggulangan kemiskinan, kemarin.(PEMKO PAYAKUMBUH UNTUK PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM-Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar rapat koordinasi (Rakor) untuk evaluasi kinerja program penanggulangan kemiskinan tahun 2024.

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kota Payakumbuh.

Rakor berlangsung di Aula Pertemuan Randang, lantai II Kantor Wali Kota Payakumbuh, Selasa (19/11). Selain evaluasi, Rakor juga membahas Rencana Aksi Tahunan (RAT) Penanggulangan Kemiskinan untuk tahun 2025.

Kegiatan tersebut dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Wal Asri, yang mewakili Sekretaris Kota, dan dimoderatori oleh Kepala Bappeda, Yasrizal.

Dalam sambutannya, Wal Asri menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi seluruh pihak dalam upaya mengentaskan kemiskinan.

“Kami berharap Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dapat bekerja sama dengan semangat untuk membantu saudara-saudara kita yang masih menghadapi kesulitan ekonomi,” ujar Wal Asri.

Ia menambahkan bahwa strategi pengentasan kemiskinan dapat dilakukan melalui tiga pendekatan utama: pengurangan beban pengeluaran masyarakat, peningkatan pendapatan masyarakat, dan penurunan jumlah kantong-kantong kemiskinan.

Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari output, tetapi juga dari outcome yang nyata dirasakan oleh masyarakat.
Kepala Bappeda, Yasrizal, memaparkan data penanggulangan kemiskinan Kota Payakumbuh.

“Tingkat kemiskinan di Kota Payakumbuh mengalami penurunan signifikan, dari 5,44 persen pada tahun 2023 menjadi 5,19 persen pada tahun 2024. Tahun sebelumnya, Payakumbuh tercatat sebagai kota dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Sumatera Barat, namun pada 2024, posisi tersebut kini ditempati oleh Kota Padang Panjang,” jelas Yasrizal.

Yasrizal juga menekankan pentingnya pendekatan konvergensi dalam pengentasan kemiskinan, mengingat kemiskinan adalah masalah multidimensi.

“Strategi ini harus melibatkan berbagai sektor, terutama dalam peningkatan pendapatan masyarakat, guna mengurangi ketergantungan terhadap bantuan sosial,” ujar Yasrizal.

Setelah pembukaan oleh Plt. Asisten II dan pemaparan data oleh Kepala Bappeda, Rakor dilanjutkan dengan diskusi panel.

Diskusi ini bertujuan untuk menyinkronkan data, informasi, serta pelaksanaan program yang efektif dan efisien, guna mempercepat upaya penanggulangan kemiskinan di Kota Payakumbuh. (fdl)

Editor : Novitri Selvia
#angka kemiskinan #Yasrizal #Pemko Payakumbuh #Penurunan Angka Kemiskinan