Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Ribuan Pelajar Nikmati Menu Variatif, MBG Meluas ke Ibu Hamil dan Balita

Syamsu Ridwan • Kamis, 17 Juli 2025 | 13:00 WIB
Ilustrasi program makan bergizi gratis. (Jawapos)
Ilustrasi program makan bergizi gratis. (Jawapos)


PADEK.JAWAPOS.COM-Memasuki tahun ajaran baru 2025, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Pemerintah menunjukkan peningkatan signifikan di Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh.

Jumlah penerima manfaat melonjak drastis, dari sebelumnya sekitar 2.800–2.900 orang menjadi 3.500 orang.

Tak hanya mencakup peserta didik dari jenjang Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Luar Biasa (SLB), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), cakupan program MBG kini juga diperluas hingga ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Pemberian makanan Selasa, (15/7) menjadi hari kedua pelaksanaan program MBG di tahun ajaran baru ini, sekaligus momentum penting meningkatnya perhatian negara terhadap pemenuhan gizi kelompok rentan.

Program ini telah menjangkau sekitar 28 sekolah di berbagai kelurahan di Payakumbuh Timur.

Seiring bertambahnya jumlah penerima manfaat, Satuan Penyedia Penyiapan Gizi (SPPG) atau dapur penyedia MBG dituntut lebih maksimal dalam menyajikan menu yang tidak hanya lezat, tetapi juga sehat dan beragam.

“Hari kedua dilakukan pemberian makanan bagi ribuan penerima manfaat di Kecamatan Payakumbuh Timur,” ujar Reza, Koordinator Distribusi dari Yayasan Badunsanak Anugerah Barokah, Selasa siang (15/7).

“Selain untuk peserta didik, kami juga memberikan MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.”

Menurut Reza, lonjakan penerima manfaat ini menjadi tantangan tersendiri bagi tim dapur. Namun, ia memastikan timnya siap menjawab tantangan dengan terus menghadirkan inovasi dalam menu makanan.

“Jumlah penerima manfaat yang kami layani sekarang mencapai 3.500 orang. Sebelumnya hanya 2.800–2.900 per hari. Ini menunjukkan perluasan jangkauan dan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap program ini,” jelasnya.

Selain peningkatan jumlah, program MBG juga menunjukkan inovasi dalam hal menu. Jika sebelumnya lauk pauk bervariasi setiap hari dengan hidangan khusus seperti daging sapi pada hari Kamis, kini variasi menu juga diperluas pada pilihan buah-buahan.

“Selain variasi lauk, buah yang kami sajikan juga semakin beragam. Kami ingin anak-anak mencoba buah yang mungkin jarang mereka temui, seperti anggur dan lengkeng, selain buah umum seperti jeruk, pisang, dan semangka,” tambah Reza.

Langkah diversifikasi menu ini bertujuan memastikan para penerima manfaat memperoleh asupan gizi yang lengkap serta mengenal berbagai jenis makanan sehat, yang turut mendukung tumbuh kembang anak-anak dan kesehatan ibu hamil serta balita. Peningkatan cakupan dan kualitas program MBG ini turut diapresiasi oleh pihak sekolah.

Kepala SMA Negeri 1 Payakumbuh, Efda Sofliarni, menyebutkan bahwa jumlah siswa penerima manfaat MBG di sekolahnya meningkat tajam.

“Di sekolah kami, penerima MBG sebelumnya berjumlah 858 siswa. Sekarang naik menjadi 1.258 siswa. Kami sangat mengapresiasi menu yang semakin bervariasi dan sehat,” ujar Efda, yang didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Marsusi, dan Wakil Humas, Citra Dewi.

Meski begitu, Efda juga menyinggung masih adanya kekurangan daya tampung siswa di sekolahnya dalam proses Penerimaan Murid Baru (PMB) tahun ajaran ini. “Masih ada sekitar 80 kuota yang tidak terpenuhi,” ungkapnya. (rid)

 

Editor : Novitri Selvia
#Yayasan Badunsanak Anugerah Barokah #reza #SMA Negeri 1 Payakumbuh #Kecamatan Payakumbuh Timur #Efda Sofliarni #Mbg #SPPG