Tahun ini, Pasar Pabukoan dipusatkan di eks Bioskop Karia, Jalan Gambir, pusat Kota Payakumbuh.
Lokasi tersebut dipilih karena area yang biasa digunakan sebelumnya telah dialihfungsikan menjadi kios relokasi korban kebakaran Pusat Pertokoan Blok Barat.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh, Faizal, mengatakan pada awalnya eks Bioskop Karia tidak masuk dalam perencanaan lokasi Pasar Pabukoan.
Namun, desakan pedagang yang ingin tetap difasilitasi berjualan selama Ramadan mendorong pemerintah bersama masyarakat mencari solusi alternatif agar aktivitas ekonomi tetap berjalan.
“Awalnya tidak direncanakan di sini. Namun karena desakan pedagang, akhirnya dibuka di lokasi ini melalui inisiatif bersama LPM dan masyarakat,” ujarnya.
Faizal menjelaskan, tahun ini Pemko tidak mengalokasikan anggaran khusus untuk Pasar Pabukoan karena keterbatasan anggaran serta penggunaan lokasi lama untuk relokasi korban kebakaran.
Setelah dilakukan koordinasi dan pengajuan izin kepada pemilik lahan yang berada di Padang, permohonan penggunaan eks Bioskop Karia akhirnya disetujui sehingga lokasi tersebut dapat dimanfaatkan selama Ramadan.
Proses pembersihan dan penataan lokasi dilakukan secara gotong royong oleh dinas terkait, LPM Kelurahan Nunang Daya Bangun, serta pemuda setempat untuk memastikan area siap digunakan pedagang.
Pengelolaan pasar diserahkan kepada LPM, sementara Dinas Koperasi dan UKM memfasilitasi peminjaman tenda serta tetap melakukan pengawasan selama pelaksanaan Pasar Pabukoan berlangsung.
Dengan penyiapan ratusan titik lapak di lokasi baru tersebut, pemerintah memastikan pedagang tetap memiliki ruang berjualan selama Ramadan meskipun tidak tersedia anggaran khusus pada tahun ini.
Pasar Pabukoan menjadi salah satu aktivitas musiman yang rutin digelar setiap Ramadan dan melibatkan kolaborasi pemerintah daerah bersama unsur masyarakat setempat dalam pengelolaannya.(*)
Editor : Hendra Efison