PADEK.JAWAPOS.COM—Lulusan perguruan tinggi akan menghadapi banyak tantangan. Sarjana harus punya daya juang, dan semangat pantang menyerah, serta berdamai dengan keadaan.
“Orang-orang yang memiliki growth mindset (bertumbuh), akan melihat peluang di setiap persoalan yang ada. Tetapi kalau orang fixed mindset selalu berpikir tidak bisa, dan kalah sebelum bersaing, jadi jangan takut untuk bersaing,” tutur Rektor Universitas Andalas, Efa Yonnedi PhD, menyampaikan tiga hal penting kepada seluruh lulusan yang diwisuda, di Gedung Auditorium Kampus Limau Manis, Sabtu (31/8).
Wisuda IV ini mencapai 2.780 orang, terdiri dari Wisudawan Pascasarjana yang dilangsungkan Jumat (30/8), sebanyak 664 lulusan. Dan hari ini 2.116 wisudawan dari program Diploma dan Sarjana.
Lalu pesan kedua, terkait network, kolaborasi bangun jaringan yang luas dan alumni Universitas Andalas mesti percaya diri, tidak kalah dari alumni dari universitas lain.
“Saudara sudah dibekali dengan baik yang dibutuhkan adalah percaya diri bahwa alumni Universitas Andalas bisa bersaing dengan lulusan lainnya,” ucap Efa Yonnedi.
Alumni Universitas Andalas sudah berkarir dan berkontribusi pada bidang-bidang yang sangat luas. “Untuk itu, jangan sampai orang lain membuat anda tidak percaya diri, percayalah Saudara punya kompetensi untuk bersaing, bangun silaturahmi, kolaborasi, jaringan dengan sebanyak-banyaknya karena kita tidak pernah tahu jaringan siapa dan rekomendasi siapa kita berhasil,” ujar Rektor.
Kemudian, pesan ketiga yakni integritas dan kejujuran. Ia pesankan kepada seluruh alumni untuk menjaga nama baik almameter, belajarlah dari tokoh-tokoh bangsa yang lahir dari Sumatera Barat (Sumbar).
“Jadikan mereka panutan, contoh teladan, hidup jujur, menjaga integritas sehingga alumni Universitas Andalas terkenal dengan profesionalismenya,” sambung rektor.
Mari bersama-sama menjaga nama baik Universitas Andalas. Ia ucapkan selamat kepada seluruh wisuda, orang tua, wali dan keluarga besar yang telah mengantarkan putra-putrinya mendapatkan gelar Diploma dan Sarjana.(*)
Editor : Hendra Efison