Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

IPSI Sumbar Dorong Revitalisasi Silek Tradisi, Wagub Vasko Ruseimy Tekankan Integrasi Silat ke Sekolah

Hendra Efison • Rabu, 19 November 2025 | 06:33 WIB

IPSI Sumbar dorong pelestarian silek tradisi. Wagub Vasko Ruseimy tekankan integrasi silat ke sekolah dan penguatan pembinaan atlet.
IPSI Sumbar dorong pelestarian silek tradisi. Wagub Vasko Ruseimy tekankan integrasi silat ke sekolah dan penguatan pembinaan atlet.
PADEK.JAWAPOS.COM—Rapat Kerja Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia Sumatera Barat (IPSI Sumbar) 2025 resmi berlangsung pada 17–18 November 2025 dengan tingkat partisipasi mencapai 90 persen.

Hampir 100 peserta dari pengurus provinsi serta kabupaten/kota hadir untuk menyusun arah kerja organisasi menuju 2026.

Wakil Gubernur Sumbar sekaligus Ketua Umum IPSI Sumbar, Vasko Ruseimy, menegaskan bahwa silat merupakan salah satu tonggak budaya Minangkabau.

Ia menyebut IPSI memiliki peran strategis dalam memperkuat identitas budaya sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan atlet.

Menurut Vasko, salah satu fokus Pemprov Sumbar ialah integrasi silat dalam kegiatan pendidikan.

Sejak awal menjabat, ia mendorong program silat masuk sekolah dan menjadikannya prioritas utama di tingkat SMA.

Ekstrakurikuler silat tradisi diwajibkan agar regenerasi pesilat terus berlanjut.

Ia mengungkapkan bahwa dari sekitar 200 aliran silek, kini hanya tersisa sekitar 50.

Kondisi ini dianggap sebagai peringatan bagi pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat pelestarian.

Kebijakan wajib ekstrakurikuler silat disebut membuat guru silek dan tuo-tuo tradisi kembali dicari oleh sekolah.

“Jika generasi muda bangga dengan budaya lokalnya, maka silat akan hidup kembali,” ujarnya.

Vasko juga menegaskan bahwa prestasi silat Sumbar dalam beberapa tahun terakhir merupakan hasil kolaborasi seluruh unsur pembinaan.

Ia mengajak atlet dan pelatih untuk tidak hanya mengejar prestasi, tetapi menjadikan filosofi silat tradisi sebagai dasar pembentukan karakter.

Ia bahkan mengusulkan agenda besar yang melibatkan seluruh atlet silat Sumbar di ruang terbuka agar nilai tradisi semakin terasa.

Selain itu, Vasko meminta pengurus IPSI kabupaten/kota memperkuat kolaborasi dan menghindari perdebatan tidak produktif.

Pembagian program per bidang dinilai penting agar arah organisasi lebih terstruktur.

“Kita ingin tercatat sebagai generasi yang menghidupkan kembali silek tradisi di Sumbar,” katanya.

Vasko turut memastikan bahwa Pemprov Sumbar bersama KONI telah menuntaskan pembayaran bonus atlet.

Ia menilai hubungan baik antara gubernur dan wakil gubernur menjadi kunci kelancaran pembinaan olahraga.

Terkait Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026, ia menyebut penyelenggaraan akan melibatkan beberapa kabupaten/kota.

IPSI diharapkan mengambil peran besar untuk memperkuat posisi pencak silat sebagai cabang unggulan daerah.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Hukum KONI Sumbar, Alvira, menekankan pentingnya memperhatikan keberlanjutan ekonomi atlet.

Ia mengingatkan bahwa perpindahan atlet dapat terjadi jika kesejahteraan tidak menjadi prioritas daerah.

Menurutnya, indikator keberhasilan olahraga mencakup perkembangan cabang olahraga, tumbuhnya industri olahraga, dan kontribusi ekonomi kepada masyarakat.

Ia menyebut pencak silat berpotensi menjadi kekuatan ekonomi jika dikelola profesional, karena kedatangan atlet berbagai daerah dapat memberi dampak bagi pelaku usaha lokal.

Alvira menegaskan bahwa pengelolaan olahraga modern membutuhkan dukungan lintas sektor, termasuk manajemen, budaya, ekonomi kreatif, dan pemasaran.

“Saya berharap raker tahun ini menghasilkan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia silat di Sumbar,” ujarnya.

Raker IPSI Sumbar 2025 menjadi momentum penguatan sinergi antara pelestarian budaya dan peningkatan prestasi, sekaligus menandai langkah terstruktur menuju pengembangan silek dan olahraga pencak silat di Sumatera Barat.(*)

Editor : Hendra Efison
#silek tradisi #IPSI Sumbar #pencak silat #Vasko Ruseimy