Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

SMPN 9 Pariaman Direvitalisasi Rp3,7 Miliar, 9 Kelas dan Laboratorium Diperbarui untuk Tahun Ajaran Baru

ZikriNiati ZN • Senin, 1 Juni 2026 | 06:01 WIB
Wali Kota Pariaman Yota Balad memastikan revitalisasi SMPN 9 Pariaman senilai Rp3,738 miliar berjalan tepat waktu untuk mendukung kualitas pendidikan.
Wali Kota Pariaman Yota Balad memastikan revitalisasi SMPN 9 Pariaman senilai Rp3,738 miliar berjalan tepat waktu untuk mendukung kualitas pendidikan.

MARUNGGI, PADEK.JAWAPOS.COM – Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama Wakil Wali Kota Mulyadi meninjau progres revitalisasi SMP Negeri 9 Pariaman di Desa Marunggi, Kecamatan Pariaman Selatan, guna memastikan proyek senilai Rp3,738 miliar berjalan sesuai jadwal dan siap dimanfaatkan saat tahun ajaran baru dimulai.

Peninjauan yang dilakukan pada Senin (25/5) tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Pariaman dalam memastikan peningkatan kualitas sarana pendidikan berjalan efektif, transparan, dan memberikan manfaat langsung bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Menurut Yota Balad, keberadaan fasilitas pendidikan yang layak dan nyaman menjadi faktor penting dalam mendukung proses belajar mengajar serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Pariaman.

“Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan fisik berjalan sesuai perencanaan, transparan, dan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga bisa segera dimanfaatkan oleh siswa dan tenaga pendidik, terutama pada tahun ajaran baru nanti,” ujar Yota, Minggu (31/5/2026).

Baca Juga: PLN Pasok Listrik 865 kVA untuk Flyover Sitinjau Lauik, Percepat Pembangunan Infrastruktur Strategis di Sumbar

Didanai APBN 2026 Melalui Program Revitalisasi Sekolah

Yota menjelaskan proyek tersebut merupakan bagian dari Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp3.738.000.000 yang bersumber dari Direktorat Sekolah Menengah Pertama (SMP), Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Dana tersebut difokuskan untuk memperbaiki berbagai fasilitas utama sekolah yang selama ini menjadi penunjang kegiatan akademik dan pengembangan karakter peserta didik.

“Program revitalisasi ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas sarana pendidikan di daerah sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal,” katanya.

Baca Juga: Pengurus Baru Gebu Minang Jabar Dikukuhkan, Fadly Amran Ajak Perkuat Kolaborasi Ranah dan Rantau

Keberadaan dukungan anggaran dari pemerintah pusat tersebut dinilai menjadi peluang penting bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman.

Renovasi Menyasar Ruang Kelas hingga Laboratorium

Berdasarkan data teknis proyek, revitalisasi SMPN 9 Pariaman mencakup rehabilitasi besar-besaran terhadap sejumlah bangunan dan fasilitas sekolah.

Pekerjaan yang dilakukan meliputi rehabilitasi 9 ruang kelas, ruang administrasi, gedung aula, perpustakaan, laboratorium IPA, hingga ruang OSIS dan kesenian.

Perbaikan fasilitas tersebut diharapkan mampu menunjang kebutuhan pembelajaran yang semakin berkembang, sekaligus memberikan ruang yang lebih representatif bagi aktivitas akademik maupun kegiatan ekstrakurikuler siswa.

Baca Juga: Jalan Amblas Putus Akses Warga Kurnia Selatan, Bupati Annisa Kerahkan Alat Berat Pasang Box Culvert

Selain memastikan kualitas pekerjaan, kunjungan lapangan juga dilakukan untuk memantau progres pembangunan agar seluruh tahapan dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Dengan revitalisasi yang tengah berlangsung, SMPN 9 Pariaman diharapkan memiliki sarana pendidikan yang lebih modern, aman, dan nyaman sehingga mampu mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kota Pariaman.

Pemerintah Kota Pariaman pun optimistis keberadaan fasilitas yang lebih baik akan berdampak positif terhadap kualitas pembelajaran dan prestasi peserta didik di masa mendatang.(*)

Editor : Hendra Efison
#SMPN 9 Pariaman #Yota Balad #revitalisasi sekolah #Pendidikan Pariaman