Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Gubernur Sumbar Buka Festival Bahari Rabab Pasisia

Hendra Efison • Sabtu, 7 Agustus 2021 | 23:17 WIB
Photo
Photo
Kesenian rabab pasisia yang merupakan salah satu khas kesenian asal Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), meriahkan Festival Bahari Rabab Pasisia.

Kegiatan yang diselenggarakan di Amphitheater Sungai Nyalo, Kawasan Wisata Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan selama dua hari itu, dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, Sabtu (7/8/2021).

Pembukaan Festival Bahari Rabab Pasisia tersebut, ditandai dengan membunyikan alat musik biola Gubernur Sumbar Mahyeldi, dengan juga diikuti oleh Wakil Bupati Pessel, Rudi Hariyansyah, dan Anggota DPRD Sumbar, Muhayatul.

Mahyeldi menyampaikan apresiasinya atas terselenggara iven Festival Bahari Pesisir Selatan Rabab Pasisia tersebut.

"Kita patut bangga karena kesenian rabab ini merupakan salah satu kesenian khas masyarakat Pesisir Selatan, dan ini tidak ada dijumpai di tempat lain," katanya. .

Ditambahkannya bahwa untuk mengenalkan potensi pariwiata, Pessel menggelar berbagai banyak iven, terutama di Kawasan Wisata Terpadu Mandeh. Seperti halnya kegiatan selaju sampan dan lomba jet ski.

Namun kata gubernur, khusus untuk pemenang Festival Bahari Rabab Pasisia, pihaknya akan mengundang tampil di Istana Gubernur Sumbar nantinya untuk mengisi acara provinsi. "Nanti akan kita undang untuk langsung untuk mengisi acara di Gubernuran," ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Muhayatul, menyebutkan tujuan digelar event Festival Bahari Rabab Pasisia adalah untuk mengembalikan memori masyarakat terhadap kesenian yang sudah mulai hilang itu.

Muhayatul mengusulkan kepada Gubernur agar kesenian rabab dimasukkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah mulai dari SD hingga SMA. "Tentu ini bagus dikenalkan kepada generasi muda agar kesenian ini tidak punah. Salah satunya dengan menjadikan ekstrakurikuler di sekolah," tuturnya.

Untuk diketahui, Festival Bahari Rabab Pasisia berlangsung dua hari, Sabtu (7/8) hingga Minggu (8/8). Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang perabab yang merupakan anggota Himpunan Seniman Babiola.

Kegiatan ini untuk mengingatkan masyarakat kembali dan lebih memasyarakatkan rabab sebagai kebudayaan daerah

Sementara itu, Wakil Bupati Pessel, Rudi Hariansyah, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sumbar, Mahyeldi, dan teristimewa kepada Anggota DPRD Sumbar, Muhayatul, karena telah mengalokasikan dana pokok pokok pikiran (Pokir) untuk kegiatan Festival Bahari Rabab Pasisia di daerah itu.

"Saya harap kolaborasi program antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dengan Kabupaten Pesisir Selatan terus terjalin guna mendorong upaya membangkitkan geliat kepariwisataan dan perekonomian masyarakat," ujarnya.

Dikatakan Wabup, kegiatan festival semacam ini sangat efektif untuk menjadi sarana promosi pariwisata, terutama di saat pandemi Covid-19 yang tak kunjung berkesudahan ini.

"Mari kita viralkan kegiatan festival di media sosial sehingga dikenal oleh wisatawan dan investor," ajaknya.

Hal itu disampaikannya, karena kegiatan tersebut juga dapat disaksikan secara virtual melalui platform media sosial, yaitu Instagram, Facebook, Zoom App dan Youtube. (yon) Editor : Hendra Efison
#gubernur sumbar #Amphitheater Sungai Nyalo #kebudayaan daerah #Festival Bahari Rabab Pasisia #pesisir selatan