Upaya itu dilakukan agar kenyamanan pengunjung wisata pada objek wisata yang disinggahi benar-benar tercapai, dan tetap menjadikan Pessel sebagai salah satu daerah kunjungan wisata utama di Sumbar pada berbagai destinasi unggulan yang dimiliki.
Salah satu yang saat ini terlihat berbenah untuk menyambut kunjungan wisata pada hari raya Idul Fitri nanti adalah kawasan Wisata Pulau Setan yang terdapat di kawasan Wisata Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan.
Pantauan Padang Ekspres Rabu (5/4) terlihat kawasan yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) Bersama Mandeh Tarusan Jaya (MTJ) itu, telah melakukan perbaikan berbagai sarana dan prasarana penunjang kawasannya.
"Upaya ini dilakukan semata-mata hanya untuk memberikan kenyamanan kepada wisatawan yang akan berkunjung ke pulau ini pada libur hari raya nanti. Sebab diprediksi tingkat kunjungan akan meningkat pada Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah tahun 2023 ini," katan Ketua BUMNag Bersama MTJ, Suryadi Chan, Rabu (5/4) di Tarusan.
Dia menjelaskan, ada beberapa sarana dan prasarana yang dilakukan perbaikan dan peningkatannya. "Diantaranya, tempat ibadah, MCK, gazebo, dermaga sandar kapal, pusat kuliner, dan lainnya," jelas Suryadi Chan.
Terkait prediksi akan meningkatnya kunjungan ke Kawasan Wisata Mandeh pada lebaran Hari Raya Idul Fitri 1444 H tahun 2023 ini, memang menjadi salah satu alasan bagi Pemkab Pessel memberikan dorongan terhadap pengelolah kawasan wisata untuk melakukan peningkatan dan perbaikan berbagai sarana dan prasarana penunjang.
Terutama sekali kawasan wisata unggulan seperti Mandeh dengan ikon Pulau Setan nya, dan Pantai Carocok Painan. Hal itu diakui Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pessel, Suhendri, melalui Kabid Pariwisata, Anton Mahendra, ketika dihubungi Rabu (5/4).
Disampaikannya bahwa pengembangan Pulau Setan dengan cara melengkapi sarana dan prasarana pendukung itu, sekarang memang telah dilakukan oleh BUMNag Bersama MTJ.
"Sebab pengelolaan kawasan itu diserahkan kepada BUMNag Bersama MTJ melalui unit wisata Pulau Setan. Sekarang pulau itu telah menjadi salah satu ikon pariwisata unggulan di kawasan tersebut," katanya.
Dijelaskannya melalui BUMNag Bersama MTJ itu, maka pengelolaannya bisa dilakukan secara profesional, sebab penataan kawasan bisa dilakukan secara maksimal sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan.
"Kita berharap melalui pengembangan sarana dan prasarana, serta penambahan berbagai atraksi wisata di kawasan itu akan membuat wisatawan semakin meningkat dan semakin nyaman," ujarnya.
Perlu diketahui bahwa Pulau Setan merupakan salah kawasan favorit bagi pengunjung saat datang ke Kawasan Mandeh.
"Di kawasan itu biasanya pengunjung melakukan berbagai atraksi wisata. Seperti makan siang, berenang, shalat, hiking hingga atraksi wisata air seperti banana boat, donat boat, dan lainnya" jelas Suhendri.
Ditambahkan lagi bahwa kawasan itu juga memiliki pantai yang bersih, indah dan sangat nyaman untuk berenang. "Makanya diprediksi selama lebaran nanti kunjungan wisatawan akan meningkat ke pulau ini," timpalnya.
Kelayakan Kapal Penumpang Wisata Juga Diperiksa
Selain peningkatan sarana dan prasarana objek wisata, Pemkab Pessel melalui Dinas Perhubungan setempat juga berupaya memberikan jaminan dan kenyamanan kepada penumpang kapal yang akan berkunjung ke Kawasan Mandeh dan Pantai Carocok Painan.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Pessel, Syafrijoni, kepada Padang Ekspres Rabu (5/4) ketika dihubungi.
Dijelaskannya bahwa dia bersama tim gabungan pengamanan arus mudik Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah tahun 2023, telah turun ke lapangan sejak Senin (3/4) melakukan pemeriksaan terhadap kelayakan kapal penumpang wisata di daerah itu.
"Untuk memberikan jaminan keselamatan kepada pengunjung, tim gabungan yang terdiri dari Dinas Perhubungan Pessel dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Teluk Bayur ini, telah mengecek kelayakan kapal wisata yang akan melayani wisatawan yang akan berlibur di kawasan Wisata Pantai Carocok Painan dan kawasan Wisata Mandeh di Kecamatan Koto XI Tarusan," jelasnya.
Disampaikannya bahwa tim tersebut bertugas memastikan operator transportasi wisata. Terutama kapal wisata Carocok Painan dan Kawasan wisata Mandeh Kecamatan Koto XI Tarusan dalam memberikan pelayanan sesuai prosedur dan mengutamakan keselamatan wisatawan.
Dia menambahkan bahwa operasi pengamanan laut selama libur Lebaran itu merupakan agenda rutin guna meningkatkan kualitas pelayanan terhadap wisatawan yang berkunjung ke Pessel.
"Kegiatan ini dilakukan agar wisatawan yang berkunjung ke Pessel yang menggunakan kapal, benar-benar dapat menikmati keindahan alam laut, serta juga merasa nyaman dan aman," ungkapnya.
Terkait kondisi jalan, baik jalan nasional, provinsi, dan kabupaten sebagai akses untuk kawasan wisata kondisinya dalam kondisi baik.
"Sehingga tidak ada keraguan akan terjadi kemacetan akibat kondisi jalan buruk. Kecuali kalau ada faktor alam, dan diluar dugaan lainnya selama arus mudik, selama lebaran, dan saat arus balik nanti," timpal Syafrijoni, mengakhiri. (yon) Editor : Novitri Selvia