PADEK.JAWAPOS.COM - Sebanyak 86 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Piala Sakti Pariaman mengikuti prosesi pemasangan uniform dan pengucapan sumpah janji program DIII Kebidanan serta kepaniteraan S-1 Keperawatan Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan berlangsung di Aula Balaikota Pariaman dan dihadiri Wali Kota Pariaman, Yota Balad.
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menegaskan bahwa momentum pemasangan uniform bukan sekadar seremoni, melainkan simbol tanggung jawab, kesiapan, dan komitmen mahasiswa dalam menjalankan tugas di bidang kesehatan.
“Ananda akan menjadi garda terdepan bidang kesehatan Kota Pariaman. Tanggung jawab ananda semua adalah menjadi lulusan kesehatan yang profesional. Profesional ini ditunjukkan dari disiplin, memiliki dedikasi, dan ramah dalam melayani pasien,” ujarnya.
Prosesi pemasangan uniform dan pengucapan sumpah janji ini diikuti oleh mahasiswi DIII Kebidanan dan mahasiswa S-1 Keperawatan dengan total 86 orang. Dari jumlah tersebut, 11 mahasiswa merupakan peserta program Saga Saja (Satu Keluarga Satu Sarjana) Plus.
Yota Balad menjelaskan, program Saga Saja Plus merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kota Pariaman untuk memberikan akses pendidikan tinggi bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui perguruan tinggi yang telah ditunjuk.
“Kepada ananda semua, mari tingkatkan belajar. Pendidikan adalah salah satu cara untuk memutus rantai kemiskinan karena merupakan alat paling efektif menghentikan pola kemiskinan antargenerasi,” katanya.
Prosesi capping day (pengucapan janji) dan pemasangan uniform menjadi penanda transisi mahasiswa dari fase teori menuju praktik klinik.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa mengucapkan janji profesi sekaligus menerima simbol profesi seperti topi atau pin sebagai bentuk kesiapan memasuki dunia kesehatan.
“Pada momentum capping day, ananda akan memasuki dunia kesehatan yang sebenarnya. Kepada ananda perawat dan bidan yang akan praktik tahun ini, saya berharap ananda memberikan pelayanan yang baik kepada pasien, mengutamakan keramahan, dan selalu tersenyum,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua STIKES Piala Sakti Pariaman, Syahrul, merinci jumlah peserta terdiri dari 14 mahasiswi DIII Kebidanan dan 72 mahasiswa S-1 Keperawatan, sehingga total keseluruhan mencapai 86 orang.
“Mudah-mudahan dengan pemasangan uniform ini menjadi langkah awal mahasiswa dalam melakukan praktik terhadap pasien, baik di rumah sakit, klinik, maupun di lembaga kesehatan lainnya,” pungkasnya. (nia)
Editor : Adriyanto Syafril