PADEK.JAWAPOS.COM -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan (Pessel) terus menggenjot penguatan budaya literasi masyarakat melalui penilaian Pustaka Nagari. Program ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana evaluasi dan pembinaan pengelolaan perpustakaan nagari agar lebih optimal sebagai pusat belajar masyarakat.
Melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesisir Selatan, penilaian Pustaka Nagari dilaksanakan di Kecamatan Airpura sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan perpustakaan sekaligus mendorong minat baca masyarakat.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pessel, Adril Yesmen, saat dihubungi kemarin (21/6), menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mendorong peningkatan literasi hingga ke tingkat nagari.
Menurutnya, penilaian Pustaka Nagari tidak hanya berorientasi pada perlombaan, tetapi juga menjadi instrumen evaluasi terhadap pengelolaan perpustakaan yang ada di setiap nagari.
“Penilaian yang kami lakukan mencakup administrasi, koleksi buku, sarana dan prasarana, program literasi, hingga partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan perpustakaan,” katanya.
Ia menyebutkan, tim penilai melakukan penilaian secara menyeluruh terhadap berbagai aspek penting dalam pengelolaan perpustakaan nagari.
Adril menegaskan, perpustakaan nagari memiliki peran strategis sebagai pusat belajar masyarakat yang dapat diakses oleh seluruh kalangan. Keberadaan perpustakaan yang dikelola dengan baik dinilai mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara merata di daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Pustaka Nagari Muara Inderapura ditetapkan sebagai perwakilan Kecamatan Airpura untuk mengikuti proses penilaian tingkat kabupaten. Kedatangan tim penilai disambut langsung oleh Wali Nagari Muara Inderapura bersama perangkat nagari dan pengelola perpustakaan.
Adril juga mengimbau seluruh nagari di Pesisir Selatan agar lebih serius mengelola perpustakaan sebagai pusat literasi masyarakat. Ia menekankan pentingnya inovasi program literasi yang mampu menarik minat baca masyarakat, terutama generasi muda.
Selain itu, ia berharap adanya dukungan dari seluruh pihak, baik pemerintah nagari maupun masyarakat, dalam memanfaatkan dan mengembangkan perpustakaan.
“Kami berharap perpustakaan nagari tidak hanya menjadi tempat menyimpan buku, tetapi menjadi pusat kegiatan belajar dan pemberdayaan masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Airpura, Marpen Rosadi, yang turut mendampingi tim selama proses penilaian, menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut sebagai bagian dari pembinaan nagari.
Ia menjelaskan, pihak kecamatan memiliki peran dalam melakukan koordinasi dan pendampingan agar setiap nagari mampu meningkatkan kualitas layanan publik, termasuk di bidang perpustakaan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh nagari di Kecamatan Airpura dapat termotivasi untuk terus mengembangkan pustaka nagari masing-masing,” ujarnya. (yon)
Editor : Adriyanto Syafril