Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Fadli Zon Tinjau Pabrik Indarung I, Potensi Jadi Ruang Seni Budaya

Hendra Efison • Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon meninjau Pabrik Indarung I PT Semen Padang yang berstatus cagar budaya nasional untuk melihat potensi pengembangan sebagai ruang seni dan budaya.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon meninjau Pabrik Indarung I PT Semen Padang yang berstatus cagar budaya nasional untuk melihat potensi pengembangan sebagai ruang seni dan budaya.
PADEK.JAWAPOS.COM—Kunjungan Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon ke kawasan Pabrik Indarung I PT Semen Padang menjadi momentum untuk melihat secara langsung jejak sejarah industri semen di Indonesia.

Kedatangan Fadli Zon disambut oleh Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, Direktur Keuangan Iskandar Z. Lubis, Direktur Operasi Andria Delfa, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino, serta Kepala Dinas Kebudayaan Sumatera Barat Saiful Bahri.

Pabrik Indarung I sendiri merupakan pabrik semen pertama yang dibangun pada masa kolonial Belanda pada tahun 1910. Keberadaan pabrik ini menjadi salah satu tonggak awal perkembangan industri semen di kawasan Asia Tenggara.

Baca Juga: KAI Divre II Sumbar Siapkan 616 Perjalanan KA untuk Angkutan Lebaran 2026

Dalam kunjungannya, Fadli Zon menelusuri berbagai bagian bangunan tua yang masih berdiri di kawasan tersebut.

Ia mengamati sejumlah mesin lama, termasuk kiln atau tungku pembakaran yang dahulu digunakan dalam proses produksi semen.

Selain itu, ia juga melihat teknologi lama yang digunakan untuk membakar bahan slury hingga menjadi klinker, yaitu bahan setengah jadi dalam proses pembuatan semen.

“Di sini kita masih bisa melihat banyak sekali mesin-mesin lama dan kiln yang dahulu digunakan untuk membakar slury menjadi klinker. Ini menunjukkan betapa pentingnya kawasan ini dalam sejarah perkembangan industri semen,” ujar Fadli Zon.

Fadli Zon juga meninjau sejumlah bagian bangunan lainnya seperti gudang dan beberapa ruang besar yang sebelumnya digunakan untuk menunjang aktivitas produksi pabrik.

Potensi Jadi Ruang Seni dan Budaya

Menurut Fadli Zon, sejumlah ruang di kawasan Pabrik Indarung I memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali sebagai ruang publik yang produktif.

Ia berharap bangunan yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya tidak hanya dipertahankan secara fisik, tetapi juga dapat diaktivasi kembali dengan fungsi baru.

“Kita berharap bangunan-bangunan yang sudah menjadi cagar budaya ini bisa diaktivasi kembali. Ada beberapa ruangan yang cukup besar yang sangat potensial dijadikan ruang pameran, galeri seni, maupun tempat pertunjukan,” jelasnya.

Fadli Zon menilai, pengelolaan kawasan bersejarah tersebut secara kolaboratif dapat menjadikannya sebagai pusat kegiatan seni dan budaya.

“Ini bisa menjadi tambahan ruang bagi para seniman dan komunitas untuk berekspresi. Tentunya hal ini membutuhkan kerja sama antara Kementerian Kebudayaan, PT Semen Padang, Dinas Kebudayaan Sumatera Barat, serta komunitas-komunitas yang peduli terhadap pelestarian cagar budaya,” tambahnya.(*)

Editor : Hendra Efison
#Pabrik Indarung I cagar budaya #Fadli Zon Semen Padang #kawasan budaya Semen Padang #sejarah industri semen Indonesia