INDARUNG, PADEK.JAWAPOS.COM — PT Semen Padang menjadikan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 sebagai momentum memperkuat budaya keselamatan kerja, disiplin, dan daya saing perusahaan di tengah ketatnya industri semen nasional. Upacara yang digelar di Lapangan Upacara Plaza Kantor Pusat PT Semen Padang, Rabu (20/5/2026), diikuti ratusan karyawan, jajaran pimpinan perusahaan, serta pimpinan anak perusahaan dan afiliasi Semen Padang Grup.
Upacara Harkitnas ke-118 tersebut mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Hadir dalam kegiatan itu Direktur Operasi PT Semen Padang Andria Delfa, Direktur Keuangan Iskandar Z. Lubis, pimpinan Anak Perusahaan Lembaga Penunjang (APLP), serta sejumlah staf pimpinan perusahaan.
Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi perjalanan bangsa sejak lahirnya Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908.
Menurut Pri Gustari, berdirinya Boedi Oetomo menjadi tonggak penting lahirnya kesadaran nasional masyarakat pribumi untuk bersatu memperjuangkan kemerdekaan melalui pendidikan, organisasi, dan pemikiran intelektual.
Baca Juga: Saksi Sebut Pasar Sungaibatang sempat Berfungsi Baik, Ahli Soroti Hak Tersangka
“Kaum terpelajar pribumi mulai mengonsolidasikan kekuatan melalui pemikiran dan organisasi, melampaui sekat-sekat kedaerahan yang selama berabad-abad menjadi titik lemah perjuangan,” ujar Pri Gustari saat membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital RI.
Harkitnas Jadi Momentum Penguatan SDM dan Daya Saing
Pri Gustari mengatakan, semangat kebangkitan nasional saat ini harus diterjemahkan dalam bentuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, inovasi, dan kemampuan beradaptasi menghadapi perubahan zaman.
Momentum Harkitnas tahun ini dinilai relevan dengan kondisi industri semen nasional yang menghadapi tantangan persaingan pasar, efisiensi operasional, serta tuntutan transformasi industri. Karena itu, penguatan budaya kerja dan peningkatan kualitas SDM menjadi fokus penting perusahaan.
Menurutnya, kebangkitan nasional tidak lagi hanya dimaknai sebagai perjuangan fisik melawan penjajahan, tetapi juga keberanian bangsa keluar dari ketertinggalan dan menjawab tantangan modern tanpa kehilangan jati diri.
Baca Juga: Antony Dicoret dari Skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026 meski Bersinar di La Liga
“Secara filosofis, Kebangkitan Nasional merupakan proses dinamis yang terus menyesuaikan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri bangsa. Kebangkitan berarti keberanian untuk melepaskan diri dari ketidaktahuan dan ketertinggalan,” katanya.
Sebagai perusahaan semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara, PT Semen Padang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan nasional melalui kontribusi di sektor industri, sosial, dan pengembangan sumber daya manusia.
Dalam upacara tersebut, ratusan peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan khidmat. Kehadiran pimpinan perusahaan dan anak usaha juga menjadi simbol penguatan semangat kebersamaan di lingkungan Semen Padang Grup.
Budaya Safety Jadi Prioritas Utama Perusahaan
Semangat kebangkitan nasional tersebut, menurut Pri Gustari, harus tercermin dalam budaya kerja sehari-hari, mulai dari disiplin, integritas, hingga komitmen terhadap keselamatan kerja di lingkungan perusahaan.
Baca Juga: Dugaan Penyelewengan Dana PNPM, 6 Orang Diperiksa
Ia mengingatkan bahwa persaingan industri semen yang semakin kompetitif menuntut seluruh karyawan bekerja disiplin, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan.
“Di tengah persaingan industri yang semakin ketat, saya mengajak seluruh insan PT Semen Padang untuk terus menjaga etos kerja, bekerja disiplin, penuh tanggung jawab, dan memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan,” ujarnya.
Pri Gustari juga menekankan pentingnya budaya keselamatan kerja atau safety sebagai prioritas utama perusahaan. Menurutnya, keselamatan kerja bukan sekadar aturan administratif, melainkan komitmen bersama yang harus diterapkan dalam setiap aktivitas kerja.
“Keselamatan kerja bukan sekadar aturan, tetapi komitmen bersama agar seluruh insan perusahaan dapat bekerja dengan aman dan selamat,” katanya.
Baca Juga: Prabowo Sentil Oknum ”Hijau” dan ”Coklat” jadi Beking
Selain budaya safety, ia mengajak seluruh karyawan menumbuhkan loyalitas dan rasa bangga terhadap perusahaan dengan menjaga integritas, nama baik perusahaan, serta memberikan dedikasi terbaik bagi kemajuan PT Semen Padang.
Pri Gustari optimistis, semangat kebangkitan yang ditanamkan melalui budaya disiplin, inovasi, dan safety akan menjadi modal penting bagi PT Semen Padang untuk tetap kompetitif dan berkelanjutan di tengah dinamika industri nasional maupun global.
“Mari jadikan Hari Kebangkitan Nasional ini sebagai energi baru untuk bekerja lebih baik, bergerak lebih cepat, dan memberikan yang terbaik bagi perusahaan, bangsa, dan negara,” pungkasnya.(*)
Editor : Hendra Efison