Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Tangan Remaja 15 Tahun di Solok Tergiling Mesin Peras Kelapa

Dila Kartika Sari • Senin, 19 Januari 2026 | 12:22 WIB

Ilustrasi tangan perempuan terjepit mesin peras kelapa.
Ilustrasi tangan perempuan terjepit mesin peras kelapa.
PADEK.JAWAPOS.COM—Seorang remaja perempuan berinisial ZMP (15) mengalami luka serius pada tangan kanannya setelah tersangkut mesin peras kelapa di Jorong Simpang, Kayu Samuk, Nagari Koto Baru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Minggu (18/1/2026).

Kepala Operasi Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Solok, Zulhelmi Bosy, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi saat korban membantu orang tuanya memeras kelapa menggunakan mesin. Tanpa disadari, tangan kanan korban tersangkut hingga tergiling mesin.

“Tangan kanan ZMP tersangkut dan tergiling mesin, sehingga lukanya sangat serius,” ujar Zulhelmi.

Menurutnya, laporan kejadian diterima petugas Damkar dari warga sekitar pada pukul 12.35 WIB. Tim langsung bergerak menuju lokasi menggunakan satu unit kendaraan dari Pos Damkar Koto Baru dan tiba di tempat kejadian pukul 12.38 WIB.

Korban mengalami cedera berat pada tangan kanan dan berisiko kehilangan banyak darah jika tidak segera ditangani. Proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian mengingat kondisi korban yang terus merasakan nyeri hebat.

“Penanganan dan evakuasi berlangsung hingga pukul 15.30 WIB. Kami harus sangat berhati-hati karena kondisinya berbahaya apabila terlambat ditangani,” jelas Zulhelmi.

Dalam proses evakuasi, petugas terpaksa membongkar sebagian mesin di lokasi kejadian. Sementara bagian atas mesin tempat tangan korban tersangkut dibawa bersama korban ke rumah sakit agar dapat dilepaskan oleh tenaga medis.

“Bagian atas mesin kami bawa ke rumah sakit karena korban terus merasakan sakit dan tidak memungkinkan dibuka sepenuhnya di lokasi,” tambahnya.

Sebanyak delapan personel Damkar Kabupaten Solok dari Regu 1 dikerahkan dalam proses penyelamatan tersebut. Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M. Natsir Kota Solok untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.

Zulhelmi juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam menggunakan mesin, khususnya peralatan berisiko tinggi.

“Kami mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan mesin dan tidak melibatkan anak di bawah umur, sehingga kejadian serupa tidak terulang,” tutupnya. (cr8)

Editor : Adetio Purtama
#tangan #mesin peras kelapa #solok #remaja