Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Sekda Solok Lantik Direksi Perumda Tirta Solok 2026–2031, Fokus Perluasan Layanan Air

Dila Kartika Sari • Jumat, 24 April 2026 | 10:17 WIB
(DOKUMENTASI PEMKAB SOLOK)
(DOKUMENTASI PEMKAB SOLOK)

PADEK.JAWAPOS.COM--Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Solok, Medison, secara resmi melantik direksi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Solok Nan Indah untuk periode 2026–2031, Kamis (23/4/2026). Pelantikan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Setda Solok dan dihadiri jajaran pejabat daerah serta undangan terkait.

Dalam pelantikan itu, Febri Fauzan kembali dipercaya memimpin perusahaan daerah yang bergerak di sektor penyediaan air bersih di Kabupaten Solok. Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Jefrizal, Asisten III Evanasri, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat se-Kabupaten Solok, serta tamu undangan lainnya.

Penunjukan kembali Febri Fauzan dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga kesinambungan pengelolaan perusahaan sekaligus mendorong percepatan peningkatan kualitas layanan air minum bagi masyarakat.

Baca Juga: Pemkab Solok Terapkan Labelisasi Rumah Penerima Bansos, Transparansi Meningkat

Sekda Solok Medison menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Perumda Tirta Solok Nan Indah.

“Pelantikan ini menjadi awal reformasi menyeluruh. Seluruh jajaran harus meningkatkan dedikasi dalam memberikan layanan air bersih yang berkualitas kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Medison, akses terhadap air minum merupakan hak dasar masyarakat yang tidak dapat ditawar. Ketersediaan layanan air bersih juga menjadi indikator penting dalam menilai kualitas pelayanan publik di daerah.

Baca Juga: Pemkab Solok Terapkan Labelisasi Rumah Penerima Bansos, Transparansi Meningkat

Namun demikian, ia mengakui bahwa cakupan layanan air bersih di Kabupaten Solok saat ini baru mencapai sekitar 57 persen. Angka tersebut dinilai masih jauh dari target ideal yang diharapkan pemerintah daerah.

“Capaian ini menjadi peringatan bagi kita semua. Dengan potensi sumber daya air yang melimpah seperti danau, sungai, dan mata air pegunungan, seharusnya layanan air bersih dapat menjangkau lebih luas,” katanya.

Ia menambahkan bahwa potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal karena berbagai kendala, termasuk infrastruktur distribusi yang sudah menua. Sebagian besar jaringan pipa diketahui telah berusia lebih dari 10 hingga 20 tahun.

Baca Juga: Estafet OSIS Berpindah, Generasi Baru Siap Menggebrak!

Selain itu, keterbatasan dukungan modal dari pemerintah daerah dalam beberapa tahun terakhir juga menjadi tantangan dalam pengembangan layanan Perumda.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah daerah telah menyiapkan langkah strategis, salah satunya melalui rencana penyertaan modal guna memperkuat kapasitas Perumda Tirta Solok Nan Indah.

Medison menyebutkan bahwa Bupati Solok menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung sektor air bersih, terutama untuk peremajaan jaringan distribusi serta perluasan cakupan layanan kepada masyarakat.

Baca Juga: Petugas Harus Melayani, tidak Minta Dilayani

“Ke depan, alokasi anggaran akan difokuskan pada peningkatan layanan air bersih yang lebih merata dan optimal,” jelasnya.

Pelantikan direksi ini diharapkan menjadi titik awal transformasi sektor air bersih di Kabupaten Solok, sehingga mampu menghadirkan layanan yang lebih prima, inklusif, dan berkelanjutan bagi masyarakat. (cr8)

Editor : Adetio Purtama
#Sekda Solok #Direksi Perumda Tirta Solok