PADEK.JAWAPOS.COM–Bupati Solok, Jon Firman Pandu bersama Manajer PT PLN (Persero) UP3 Solok, Hariani, secara resmi menandai dimulainya Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) Tahun 2026 di Nagari Kacang, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Senin (18/5/2026).
Peresmian program tersebut dilaksanakan di depan Kantor Wali Nagari Kacang sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat pedesaan.
Kegiatan itu turut dihadiri Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Jefrizal, unsur Forkopimda, anggota DPRD Kabupaten Solok, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat se-Kabupaten Solok, wali nagari se-Kecamatan X Koto Singkarak, serta tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Wali Nagari Kacang, Adrian, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bupati Solok dan jajaran PLN ke wilayahnya. Ia menyebut kehadiran pemerintah dan PLN menjadi dukungan besar bagi masyarakat Nagari Kacang.
“Atas nama seluruh warga Nagari Kacang, kami menyampaikan rasa hormat yang mendalam atas kedatangan Bapak Bupati dan Manajer PLN. Kehadiran ini merupakan dukungan luar biasa bagi kami,” ujarnya.
Baca Juga: Pemko Pariaman Perkuat Sistem Cepat Tangani Kekerasan Perempuan dan Anak, Kasus Masih Tinggi
Sementara itu, Hariani menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Solok atas sinergi yang selama ini terjalin dengan baik bersama PLN. Menurutnya, Program BPBL bukan sekadar proyek penyediaan listrik, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Berkat dukungan penuh dari Bapak Bupati dan seluruh jajaran pemerintah daerah, program ini dapat berjalan lancar. Kami bangga Kabupaten Solok menjadi wilayah dengan koordinasi yang sangat responsif terhadap PLN,” katanya.
Ia menjelaskan, sepanjang tahun 2025 terdapat sebanyak 1.395 kepala keluarga di Kabupaten Solok yang telah menerima manfaat Program BPBL.
“Melihat kebahagiaan masyarakat, kami merasa seluruh usaha ini sangat berarti. Semoga pemanfaatan listrik ini dapat maksimal untuk mendukung aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Polsek Koto Baru Tertibkan Truk Sawit tanpa Terpal di Jalur Lintas Sumatera
Selain meresmikan program kelistrikan, PLN melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Solok juga menyerahkan bantuan paket sembako dan voucher listrik kepada 25 warga kurang mampu sebagai bentuk kepedulian sosial.
Dalam sambutannya, Jon Firman Pandu menegaskan Program BPBL merupakan implementasi nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, sejalan dengan visi pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
“Ini merupakan momen bersejarah bagi masyarakat. Kehadiran listrik yang memadai akan membantu masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari pendidikan hingga perekonomian,” ujar Jon Firman Pandu.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan dukungan PLN dalam meningkatkan layanan kelistrikan di Kabupaten Solok.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumbar Hari Ini 19 Mei 2026, Mayoritas Wilayah Berawan
“Sinergi yang telah terjalin dengan baik ini harus terus kita jaga dan kembangkan demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Solok,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Solok juga mengimbau masyarakat untuk menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh informasi hoaks yang dapat memecah belah masyarakat.
“Mari kita saling mendukung, menjaga kekompakan, dan menjauhi informasi hoaks yang dapat merugikan masyarakat,” pesannya.
Jon Firman Pandu menjelaskan, Nagari Kacang sebelumnya termasuk daerah yang memiliki keterbatasan akses listrik. Namun berkat kerja sama berbagai pihak, pelayanan kelistrikan di daerah tersebut kini semakin membaik.
Baca Juga: Persika Jaya FC Matangkan Persiapan Sambut Turnamen Klub Nagari Dharmasraya 2026
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Solok, kami mengucapkan terima kasih kepada PLN. Semoga pelayanan ke depan semakin baik dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat,” tutupnya.
Usai seremoni peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis bantuan sembako dan voucher listrik dari YBM PLN Solok kepada warga penerima manfaat.
Bupati Solok kemudian mengunjungi salah satu rumah warga untuk menekan sakelar dan menyalakan aliran listrik secara simbolis sebagai tanda dimulainya Program BPBL Tahun 2026 di Kabupaten Solok. (*)
Editor : Adetio Purtama