Kegiatan ini digelar bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solok dan diikuti oleh 50 peserta yang terdiri atas Tim Tanggap Darurat, pegawai, serta Tenaga Alih Daya (TAD). Materi teknis dipandu oleh Armelius, dari Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Solok.
Simulasi menekankan pada prosedur drop–cover–hold on, aktivasi sirene dan public address, evakuasi menuju assembly point, head count oleh koordinator, serta penanganan awal korban dan komunikasi berjenjang selama keadaan darurat.
Selain praktik lapangan, peserta juga mendapat penguatan tentang Business Continuity Management System (BCMS) ISO 22301:2019, mencakup pengenalan risiko, rencana pemulihan (RPO/RTO), dokumentasi insiden, hingga after action review untuk perbaikan berkelanjutan.
Manajemen PLN UP3 Solok menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari program Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) serta kepatuhan standar keberlangsungan bisnis agar layanan kelistrikan tetap andal dalam kondisi darurat.
“Momentum Hari Kesaktian Pancasila menjadi pengingat nilai gotong royong dan ketangguhan kolektif dalam melindungi infrastruktur publik dan keselamatan insan kerja,” ujar perwakilan manajemen UP3 Solok.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat, Ajrun Karim, menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut.
“Kami mengapresiasi langkah UP3 Solok yang proaktif memperkuat kesiapsiagaan bencana. Simulasi ini bukan hanya memenuhi eviden ISO 22301:2019, tetapi juga memastikan roda pelayanan tetap berjalan ketika terjadi gangguan. Kami akan memperluas kolaborasi dengan BPBD dan seluruh ULP agar standar respon darurat, komunikasi krisis, serta pemulihan layanan semakin prima,” kata Ajrun Karim.
PLN juga mengimbau seluruh unit untuk rutin melakukan latihan (drill) dan inspeksi sarana darurat, mulai dari first aid kit, APAR, peta evakuasi, hingga backup komunikasi. Hasil evaluasi latihan tersebut akan diintegrasikan ke dalam rencana kontinjensi masing-masing unit.
Dengan kesiapsiagaan yang terukur dan budaya disiplin yang kuat, PLN menargetkan keselamatan insan kerja, keandalan pasokan listrik, serta kepuasan pelanggan tetap terjaga di berbagai kondisi bencana.(*)
Editor : Hendra Efison