Oleh karena itu, BP2MI Padang bekerja sama dengan Kemensos RI, Dinas Sosial Sumbar dan Disnakertrans Sumbar untuk membantu proses pemulangan pekerja migran yang bermasalah tersebut ke daerah masing-masing, Minggu (14/11).
“Sembilan warga Sumbar ini termasuk rombongan gelombang empat yang dipulangkan pemerintah Malaysia karena mereka termasuk PMI nonprosedur, mereka dipulangkan pada tanggal 1 November 2021 lalu dan dilakukan karantina di Jakarta. Saat ini mereka sudah sampai di Sumbar untuk kita pulangkan ke daerah masing-masing,” kata PLH Kepala BP2MI Padang, Valerie Cristie Faisal.
Sebelum dipulangkan ke daerah masing-masing, dilakukan pendataan dan pemeriksaan psikologi terhadap sembilan PMI tersebut di gedung Badan Pendidikan Penelitian dan Penyuluhan Sosial Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPKS) Regional I Sumbar di Padang.
Valerie Cristie mengatakan, PMI nonprosedural Sumbar ini berasal dari empat kabupaten kota yang berbeda. Dari sembilan orang tersebut, umumnya didominasi oleh kaum laki-laki.
“Sembilan PMI asal Sumbar ini berasal dari Kabupaten Pariaman, Agam, Padang, Kabupaten Pesisir Selatan, yang terdiri dari tiga orang berjenis kelamin perempuan dan enam orang berkelamin laki - laki, pulangkan mereka diantarkan sampai ke rumah masing-masing yang didampingi oleh tim,” katanya.
Kepala BPPKS Regional 1 Sumbar, Sunarti mengatakan, Kemensos RI melalui BPPKS Regional I Sumbar hadir dalam memberikan kenyamanan dan pelayanan terhadap PMI nonprosedural tersebut dengan baik, hingga saat kedatangan mereka pukul 02.58.
Sementara itu, Disnakertrans Sumbar siap memberikan pelatihan kerja maupun usaha kepada mereka yang dipulangkan. Ini bertujuan agar mereka bisa berkegiatan untuk menopang ekonominya.
“Kita akan mencoba memberikan pelatihan kerja serta usaha kepada mereka agar bisa berkegiatan sesampai di daerah masing - masing, nanti kami akan berkoordinasi dengan pihak BLK untuk peningkatan keterampilan kerja mereka,” ujar Fungsional Pengantar Kerja Ahli Muda Disnakertrans Sumbar, Sri Rizki.
Saat ini pemerintah tengah menggalakkan edukasi kepada masyarakat yang ingin bekerja keluar negeri agar melalui prosedur yang telah ditetapkan. Diharapkan dengan langkah seperti itu agar dapat meminimalisir hal yang tidak diinginkan di luar negeri nanti.
BP2MI Padang siap untuk memberikan edukasi kepada calon pekerja migran terkait prosedur yang harus dilewati. Sehingga para pekerja migran bisa mendapatkan akses perlindungan sepenuhnya dari negara, dan bisa bekerja secara baik untuk peningkatan ekonomi keluarga. (cr3) Editor : Novitri Selvia