"Mohon maaf Bapak Ibu, Saya siang ini langsung balik ke Pasaman, kampung kito ditimpa musibah gempa," ujar Bupati Benny Utama, saat disambut perantau Pasaman di Bandara Hang Nadim, Kota Batam.
Wajah tegang terlihat di raut muka Bupati Pasaman itu. Dua HP Android miliknya silih berganti menelepon dan menerima telepon. Mulai dari telepon gubernur, para bupati di Sumbar, Forkopimda Pasaman, hingga wali nagari dan masyarakat Pasaman dari berbagai penjuru.
Instruksi, arahan, penjelasan, dan perintah terucap terus menerus dari mulut bupati, via kedua telepon genggam miiliknya.
Jadwal Bupati Pasaman jumat pagi tadi, bertolak dari Bandara Minangkabau menuju Kota Batam. Bupati Pasaman menghadiri pelantikan dan pengukuhan Ikatan Keluarga Pasaman (IKP) Batam, Jumat (25/2) malam, yang dilantik Wali Kota Batam.
Namun, atas musibah gempa yang menimpa daerahnya, Bupati Benny Utama langsung 'balik kanan' pulang ke Pasaman, sesaat baru saja sampai di Bandara Hang Nadim, Kota Batam, dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Pasaman yang tinggal di Batam. (*) Editor : Hendra Efison