Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Rakor Forikan Ditutup, Dorong Daya Konsumsi Ikan Masyarakat Sumbar

Ridwan • Rabu, 4 September 2024 | 15:40 WIB

Photo
Photo
PADEK.JAWAPOS.COM---Ketua Forikan Sumbar Harneli Bahar menutup rangkaian Rakor Forikan di Gedung Rohana Kudus. Pemenang Lomba Masak Serba Ikan, Lomba Masak Ikan Gariang, Lomba Mewarnai antar-TK dan Bazar Gemarikan pun telah diumumkan.

Pemenang Lomba Masak Serba Ikan dengan kategori menu balita yakni Juara 1 Kota Solok, Juara II Agam, Juara III Limapuluh Kota. Sedangkan Harapan 1 Tanahdatar, Harapan II Sawahlunto dan Harapan III Kota Padang.

Kategori menu kudapan yakni Juara 1 Tanahdatar, Juara II Agam, Juara III Kabupaten Solok. Harapan 1 Payakumbuh, Harapan II Sijunjung dan Harapan III Padangpanjang.

RoBaca Juga: Bagikan 1.200 Mangkok Bakso, Forikan Agam Gelar Gerakan Urang Agam Makan Ikan

Kategori menu keluarga yakni Juara 1 Kabupaten Solok, Juara II Bukittinggi, Juara III Limapuluh Kota. Harapan 1 Kota Solok, Harapan II Padangpanjang dan Harapan III Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Pemenang Lomba Masak Ikan Garing yakni Juara 1 Dharma Wanita Solok Selatan, Juara II Dharma Wanita UNP, Juara III PT BA Sawahlunto. Dan Harapan I Dharma Wanita Kota Padangpanjang.
Untuk Juara Favorit diraih Polteknik Kelautan dan Perikanan Pariaman. Untuk juri dua lomba tersebut berasal dari juri berpengalaman di bidang kuliner.

Lomba mewarnai tingkat TK yakni Juara 1 Arsy dari TK Pertiwi 1 Kantor Gubernur, Juara 2 Sazfa Genia Zea dari TK Syukra Cendikia Madani, Juara 3 Vanesa Putri Medria dari TK Pelita Hati Singkarak. Sedangkan Harapan 1 Hanaya Nala Diva dari TK Ibnu Akbar Kota Padang.

Sementara pemenang Bazar Gemarikan yakni Juara 1 Dharmasraya, Juara II Padangpariaman, Juara III Sijunjung. Dan Harapan I Kabupaten Solok. Sedangkan Juara Favorit Kota Payakumbuh di mana UMKM yang bermitra yakni UPI Yonica bermitra dengan Salinka, Poklahsar UBER bermitra dengan Yup Kitchen.

Para pemenang lomba mendapatkan hadiah berupa uang, trofi dan piagam penghargaan. Hadiah diserahkan oleh Ketua Forikan Sumbar Harneli Bahar bersama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Dr Ir Reti Wafda.

"Kami atas nama Forikan Sumbar dan Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar mengucapkan selamat kepada pemenang lomba. Baik lomba mewarnai tingkat TK, lomba masak serba ikan dan lomba masak ikan gariang," kata Ketua Forikan Sumbar Harneli Bahar, Sabtu (31/8) lalu.

Ia mengatakan sasaran dari kegiatan ini adalah bagaimana peningkatan konsumsi makan ikan di Sumbar. "Kita mengharapkan bukan sekadar lomba memasak. Akan tetapi bagaimana masakan-masakan yang hampir semua mengolah ikan bervariasi hendaknya," tuturnya

Sebelumnya, Istri Gubernur Sumbar itu didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Dr Ir Reti Wafda dan Sekretaris Dinas Resi Suriati SPi MSi menyicipi sajian menu para peserta lomba. Baik lomba masak serba ikan maupun lomba masak ikan gariang.

Harneli mengakui semua makanan yang dibuat oleh peserta lomba baik dari Forikan se-Sumbar maupun organisasi-organisasi perempuan, setelah dicicipi enak dan tidak terasa lagi ikan.

"Kita melihat sajian olahan ikan yang disajikan peserta lomba bervariasi. Ada yang mengolah ikan menjadi nugget atau mengolahnya menjadi bolu," tutur Ketua TP PKK Sumbar ini.

Ia berharap variasi makanan yang dihasilkan dalam lomba masak ini disenangi anak-anak. "Inilah yang harus kita sampaikan kepada orangtua. Melalui diversifikasi olahan ikan akan menjadi daya tarik tersendiri bagi anak untuk mengonsumsinya. Dengan harapan nantinya terjadi peningkatan konsumsi ikan," ucapnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Dr Ir Reti Wafda MTp mengatakan rangkaian Rakor Forikan tahun ini berbeda dibanding tahun lalu. Salah satu rangkaian kegiatan yang diadakan adalah lomba masak ikan gariang dengan peserta umum.

"Pesertanya ada dari BUMN, ada dari perguruan tinggi dan ada dari Forkopimda. Kita berharap tahun depan akan terjadi peningkatan jumlah peserta," harapnya.

Ia menjelaskan dipilihnya ikan gariang karena semua sungai di Sumbar rata-rata ditemui ikan gariang. Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar dalam tiga tahun terakhir telah membantu 2 juta bibit ikan gariang.

"Di situ juga ada kearifan lokal. Rata-rata di lubuak larangan memelihara ikan gariang. Dijaga oleh masyarakat dan ada kelompok pengawasannya. Ikan gariang ini senang dengan sungai bersih otomatis masyarakat enggan buang sampah di sungai," ucapnya.

Ia berharap ke depannya ikan gariang ini bisa menjadi salah satu potensi ekonomi dikembangkan sebagai oleh-oleh dari Sumbar. "Pasalnya Sumbar memiliki potensi ikan gariang yang banyak," tuturnya.

Selain lomba masak ikan gariang, tutur Reti, pihaknya tetap mengadakan lomba masak serba ikan yang diikuti oleh Forikan se-Sumbar. "Meliputi tiga kategori yakni menu balita, menu kudapan dan menu keluarga," ucap Reti.

Ia juga menyebutkan pihaknya mengadakan lomba mewarnai tingkat TK yang diselingi sosialisasi dengan cara dongeng. "Untuk meningkatkan konsumsi ikan itu harus sejak dini. Makanya dari kecil harus dibiasakan konsumsi ikan. Ketek taaja gadang tabaok-baok. Itu konsepnya," papar Reti.

Meningkatkan daya minat masyarakat konsumsi ikan, sebut Reti, pihaknya selama tiga hari telah membagikan 1.500 kg ikan. Dimana satu keluarga mendapatkan 1 kg ikan. "Dengan berbagai upaya dilakukan ini dapat meningkatkan konsumsi ikan di Sumbar," tukasnya. (*)

Editor : Hendra Efison
#ikan gariang #Rakor Forikan #Forikan #lomba masak serba ikan #Harneli Bahar