Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Rest Area Tipe A Tol Padang-Sicincin Rampung, Tampilkan Nuansa Rumah Adat Minang

Randi Zulfahli • Rabu, 23 Juli 2025 | 10:02 WIB

Rest area tipe A Tol Padang–Sicincin hadirkan fasilitas lengkap dan desain rumah adat Minang. (Foto: HKI)
Rest area tipe A Tol Padang–Sicincin hadirkan fasilitas lengkap dan desain rumah adat Minang. (Foto: HKI)
PADEK.JAWAPOS.COM-PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) telah menyelesaikan pembangunan dua tempat istirahat pelayanan (TIP) di ruas Jalan Tol Padang-Sicincin pada akhir Juni 2025.

Kedua rest area tersebut telah mencapai progres konstruksi 100 persen dan mengusung konsep arsitektur budaya Minangkabau.

Menurut Direktur Operasi III HKI, Aditya Novendra Jaya, kedua rest area ini berada di STA 23+000 dan melayani jalur A (Padang–Sicincin) serta jalur B (Sicincin–Padang).

“Progres konstruksi rest area Tol Padang-Sicincin telah mencapai seratus persen pada akhir Juni 2025. Penempatan strategis di kedua jalur memastikan pelayanan optimal bagi pengguna jalan tol,” ujar Aditya melalui keterangan tertulisnya kepada Padek, kemarin.

Rest area tersebut merupakan tipe A yang dilengkapi fasilitas lengkap. Di antaranya masjid, toilet umum termasuk fasilitas disabilitas, klinik kesehatan, bengkel, gedung pengelola, dan sistem pengolahan limbah terpadu.

Fasilitas komersial meliputi food court yang dapat menampung 16 tenant UMKM, satu minimarket, serta lahan untuk SPBU.

Area parkir jalur A menyediakan 212 slot kendaraan golongan I dan 57 slot untuk golongan II-V. Jalur B memiliki 213 slot untuk golongan I dan 59 slot untuk golongan II-V.

"Operasional Tol Padang-Sicincin yang dimulai Mei 2025 diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan serta memperkenalkan budaya Minangkabau dan kuliner khas Sumatra Barat kepada pengguna tol," kata Aditya.

Konsep desain food court mengadopsi arsitektur neo vernacular, terinspirasi dari rumah adat Minang. Ornamen seperti mahkota, dada kelelawar, sirip ikan, dan ukiran tradisional diaplikasikan menggunakan material modern hasil karya perajin lokal.

“HKI tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tapi juga berkomitmen melestarikan warisan budaya. Untuk memastikan representasi budaya Minang yang autentik, kami menjalin kolaborasi dengan ahli spesialis Ranah Minang dalam mengerjakan elemen gonjong dan ampig,” tambah Aditya.

Keberadaan rest area ini diharapkannya bisa meningkatkan kenyamanan perjalanan serta mendukung kelancaran distribusi lalu lintas di koridor tol Padang-Sicincin.

HKI juga tengah mengerjakan beberapa proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) seperti Tol Lingkar Pekanbaru, Palembang–Betung Seksi III dan Struktur, serta sejumlah seksi Tol Betung–Jambi. Untuk proyek non-JTTS, HKI menggarap Tol Probolinggo–Banyuwangi Paket II dan Cikampek Selatan Paket 2A.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Rumah adat Minang #fasilitas rest area tol padang #pengguna tol #Rest Area Tol Padang Sicincin #Hutama Karya Infrastruktur #arsitektur rumah adat Minang