Kegiatan ini menjadi langkah awal menuju peluang kerja di Jerman melalui skema Specified Skilled Worker (SSW) atau program Ausbildung.
Pelepasan peserta berlangsung di Halaman Balai Kota Pariaman dan dihadiri Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Afrizal Azhar.
Yota Balad menyebut program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menekan angka pengangguran, terutama bagi warga kurang mampu.
“Hari ini, 15 putra-putri terbaik Kota Pariaman kita lepas untuk mengikuti pelatihan intensif bahasa Jerman selama delapan bulan di UPT PASIM Sukabumi sebagai persiapan menuju program Ausbildung di Jerman,” ujar Yota Balad.
Program PASIM Go Internasional merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Pariaman dengan UPTD Universitas PASIM.
Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi pemuda, membuka akses kerja ke luar negeri, serta memperluas jejaring internasional bagi generasi muda daerah.
Dari 75 pendaftar awal, sebanyak 43 peserta lolos administrasi dan 20 dinyatakan lulus seleksi.
Namun, lima orang mengundurkan diri sehingga 15 peserta diberangkatkan mengikuti pelatihan. Seluruh biaya pelatihan ditanggung oleh Pemerintah Kota Pariaman.
“Saya minta, ikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh dan disiplin. Tunjukkan bahwa anak Pariaman mampu bersaing dan menjadi pekerja profesional di Jerman,” pesan Yota Balad.
Setelah menyelesaikan pelatihan di Sukabumi, peserta yang lolos akan diberangkatkan ke Jerman untuk bekerja di berbagai sektor industri.
Program ini menjadi komitmen Kota Pariaman dalam mencetak generasi muda berdaya saing global dan siap menghadapi dunia kerja internasional.(*)
Editor : Hendra Efison