Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Harga Beras Solok Naik Rp200 per Kg, Cabai Rawit Hijau Melonjak Rp7.000 Akibat Gangguan Distribusi

Hendra Efison • Senin, 8 Desember 2025 | 15:16 WIB

Harga beras Solok naik Rp200 per kg dan cabai rawit hijau melonjak Rp7.000 akibat cuaca ekstrem dan gangguan distribusi, menurut Dinas Pangan Kota Solok. (Foto: Dila Kartika/Padeks)
Harga beras Solok naik Rp200 per kg dan cabai rawit hijau melonjak Rp7.000 akibat cuaca ekstrem dan gangguan distribusi, menurut Dinas Pangan Kota Solok. (Foto: Dila Kartika/Padeks)
PADEK.JAWAPOS.COM--Harga sejumlah komoditas pangan di Kota Solok kembali mengalami kenaikan.

Data Dinas Pangan Kota Solok mencatat beras Solok naik Rp200 per kilogram, sementara cabai rawit hijau melonjak Rp7.000.

Kenaikan terjadi sejak awal pekan akibat dampak distribusi dan cuaca ekstrem.

Harga beras Solok kategori medium dan premium naik dari Rp15.500 menjadi Rp15.700 per kilogram.

Sementara itu, beras Anak Daro dan beras Sokan tetap stabil di kisaran Rp17.000 per kilogram.

Harga eceran di pasar kecil dapat bervariasi tergantung pedagang.

Dinas Pangan menyebut gangguan jalur distribusi serta menurunnya hasil panen akibat cuaca buruk sebagai pemicu utama kenaikan harga.

Situasi ini diperparah oleh meningkatnya permintaan menjelang libur akhir tahun.

Kenaikan harga beras menjadi perhatian masyarakat Solok.

Pemerintah daerah menyampaikan akan menyiapkan langkah stabilisasi untuk menjaga keterjangkauan harga.

Pedagang di Pasar Raya Solok berharap harga dapat kembali normal agar daya beli konsumen tetap terjaga.

Pemerintah dan pelaku pasar optimistis harga beras dapat stabil dalam waktu dekat seiring perbaikan distribusi dan suplai dari sentra produksi.(CR8/Dila Kartika)

 

Editor : Hendra Efison
#distribusi pangan terganggu #harga beras Solok #Harga pangan Sumbar #kenaikan cabai rawit hijau