Penyalaan tersebut menandai beroperasinya unit kedua PT Padang Raya Cakrawala setelah pabrik pertama sebelumnya tersambung dengan daya 8,66 MVA.
Dengan beroperasinya dua pabrik, PT Padang Raya Cakrawala kini tercatat memiliki dua pelanggan listrik dengan total daya terpasang mencapai 15,59 MVA.
Berdasarkan data PLN UID Sumatera Barat, total kapasitas tersebut menempatkan PT Padang Raya Cakrawala sebagai pelanggan dengan daya terbesar peringkat ketiga di Sumatera Barat, setelah PT Semen Padang dengan kapasitas 90 MVA dan 50 MVA.
General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ajrun Karim, menyatakan penyalaan ini mencerminkan kolaborasi positif antara PLN dan pelaku industri daerah.
“Kami mengapresiasi PT Padang Raya Cakrawala yang terus mempercayakan kebutuhan kelistrikannya kepada PLN. Penyalaan pabrik kedua ini menjadi bukti kolaborasi positif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Ajrun Karim dalam keterangan resminya, Rabu (31/12/2025).
Ajrun menegaskan PLN berkomitmen menyediakan pasokan listrik yang andal, aman, dan berkualitas untuk mendukung keberlanjutan operasional industri di Sumatera Barat.
Sementara itu, Head of GA PT Padang Raya Cakrawala, Dodi Saputra, berharap PLN UID Sumatera Barat terus menjaga keandalan pasokan, meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat dukungan teknis seiring peningkatan kapasitas produksi.
Menurut manajemen perusahaan, pasokan listrik yang stabil menjadi faktor penting dalam menjaga efisiensi operasional, keselamatan proses produksi, dan keberlanjutan usaha.
PLN UID Sumatera Barat memastikan seluruh proses penyambungan dan penyalaan listrik dilakukan sesuai standar teknis dan prinsip keselamatan kerja.
Penyalaan listrik ini menjadi bagian dari peran PLN dalam mendukung iklim investasi, pengembangan industri, serta pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Sumatera Barat. (*)
Editor : Hendra Efison