Dalam penetapan hari libur nasional 2026, pemerintah memastikan perayaan Imlek berlangsung pada Selasa, 17 Februari 2026.
Perayaan ini menjadi momen penting bagi masyarakat Tionghoa untuk berkumpul, menghormati leluhur, dan menjalankan tradisi angpao serta doa bersama.
Sementara itu, awal puasa Ramadan akan ditentukan melalui sidang isbat. Jika hilal memenuhi kriteria visibilitas, 1 Ramadan dapat ditetapkan pada malam 17 Februari 2026, namun ibadah puasa tetap dilaksanakan paling cepat pada 18 Februari 2026 pagi. Jika hilal tidak terlihat, Ramadan dimulai 19 Februari 2026.
“Awal Ramadan 1447 H menunggu hasil sidang isbat. Jika hilal memenuhi syarat, puasa dimulai 18 Februari. Jika tidak, awal Ramadan jatuh 19 Februari melalui istikmal,” mengacu pada ketentuan penetapan kalender Hijriah Kementerian Agama.
Organisasi Muhammadiyah telah menetapkan puasa Ramadan 1447 Hijriah dimulai pada 18 Februari 2026 berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal. Dengan demikian, awal puasa versi Muhammadiyah jatuh satu hari setelah Imlek.
Kedua momentum besar ini berlangsung berurutan pada pertengahan Februari 2026, memberikan ruang bagi masyarakat untuk merayakan keberagaman budaya dan keagamaan di Tanah Air. (cr8)
Editor : Hendra Efison