Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Polda Sumbar: Keselamatan Lalu Lintas Memprihatinkan, Kecelakaan Peringkat Lima Nasional

Hendra Efison • Kamis, 22 Januari 2026 | 19:54 WIB

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sumbar Kompol Rosita Imelda Ifadi menyampaikan materi kampanye Safety Riding pada peringatan Bulan K3 Nasional yang digelar PT Semen Padang di GSG PT Semen Padang.
Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sumbar Kompol Rosita Imelda Ifadi menyampaikan materi kampanye Safety Riding pada peringatan Bulan K3 Nasional yang digelar PT Semen Padang di GSG PT Semen Padang.
PADEK.JAWAPOS.COM—Kondisi keselamatan lalu lintas di Sumatera Barat masih memprihatinkan dengan angka kecelakaan berada di peringkat lima terbesar nasional, kata Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sumbar Kompol Rosita Imelda Ifadi.

Pernyataan itu disampaikan Rosita saat kampanye Safety Riding dalam rangka Bulan K3 Nasional yang digelar PT Semen Padang di GSG PT Semen Padang, Kota Padang, Rabu (21/1/2026).

“Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Di Sumbar, mayoritas korban berasal dari usia produktif, yakni 13 hingga 35 tahun,” ujar Rosita di hadapan karyawan Semen Padang Group dan pelajar.

Rosita mengapresiasi peran PT Semen Padang yang aktif menggelar kampanye keselamatan berkendara sebagai dukungan terhadap upaya pemerintah menekan angka kecelakaan.

Menurutnya, keterlibatan dunia usaha penting untuk membangun kepedulian dan budaya keselamatan di masyarakat.

Ia juga memaparkan pelanggaran lalu lintas yang masih sering ditemukan, seperti penggunaan telepon genggam saat berkendara dan kendaraan tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

Pelanggaran lain meliputi mobil barang mengangkut penumpang serta sepeda motor tanpa kelengkapan teknis, seperti kaca spion, knalpot tidak standar, dan lampu tidak sesuai ketentuan.

Selain itu, Rosita menyebut masih kerap terjadi pelanggaran menerobos lampu lalu lintas, penggunaan lampu strobo tidak sesuai peruntukan, serta pengendara tanpa SIM dan STNK yang sah.

“Kepatuhan terhadap aturan dan perilaku berkendara yang baik akan menciptakan budaya lalu lintas yang aman dan berkeselamatan,” tegasnya.

Ketua Panitia Kampanye Safety Riding PT Semen Padang, Jefri Antoni, mengatakan kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran keselamatan berkendara di kalangan karyawan.

“Kecelakaan lalu lintas tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga keluarga, perusahaan, dan lingkungan kerja. Karena itu, Safety Riding harus menjadi budaya, bukan sekadar slogan,” kata Jefri.

Ia mengajak peserta menjadi teladan dan duta keselamatan berkendara di lingkungan kerja maupun masyarakat.(*)

Editor : Hendra Efison
#Ditlantas Polda Sumbar #keselamatan berkendara Sumatera Barat #kecelakaan lalu lintas Sumbar #Safety Riding PT Semen Padang