PADEK.JAWAPOS.COM – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menambah 709.120 tabung LPG subsidi 3 kilogram selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026 untuk menjaga pasokan energi masyarakat di lima provinsi Sumatera.
Tambahan pasokan setara 2.127 metrik ton (MT) itu disalurkan di Aceh sebanyak 85.680 tabung, Sumatera Utara 329.280 tabung, Sumatera Barat 78.960 tabung, Riau 167.440 tabung, dan Kepulauan Riau 47.760 tabung.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya konsumsi LPG rumah tangga selama masa libur nasional yang biasanya diikuti lonjakan aktivitas masyarakat.
Selain menambah stok, Pertamina juga memperkuat pengawasan distribusi dengan berkoordinasi bersama pemerintah daerah, agen, dan pangkalan LPG agar penyaluran tetap lancar dan tepat sasaran.
Baca Juga: Puluhan Ribu Suporter Iran Lepas Timnas ke Piala Dunia 2026 di Tengah Isu Visa ke AS
Region Manager Retail Sales Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, I Gusti Bagus Suteja mengatakan pihaknya memastikan kebutuhan LPG subsidi masyarakat tetap terpenuhi selama periode libur panjang.
“Distribusi LPG 3 Kg terus kami pantau secara intensif agar masyarakat di seluruh wilayah Sumbagut tetap mudah mendapatkan pasokan,” ujar Suteja, Rabu (13/5).
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw mengimbau masyarakat membeli LPG subsidi sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebih.
“Kami mengajak masyarakat tetap membeli LPG sesuai peruntukannya agar distribusi berjalan lancar selama libur panjang,” kata Fahrougi.
Baca Juga: 4 Rumah Kontrakan di Lunang Pesisir Selatan Hangus Terbakar, Kerugian Tembus Rp850 Juta
Masyarakat juga dapat mengakses layanan informasi dan pengaduan melalui Pertamina Contact Center 135 serta platform resmi MyPertamina.
Tambahan pasokan tersebut diharapkan menjaga stabilitas distribusi LPG subsidi sehingga aktivitas masyarakat selama libur panjang tetap berjalan nyaman tanpa gangguan pasokan energi.(*)
Editor : Hendra Efison