PADEK.JAWAPOS.COM– PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat menyerahkan 100 bibit pohon pada kegiatan Peninjauan Inovasi HSSEC Green Campus dan Penanaman Pohon di Politeknik Pelayaran Sumatera Barat, Kabupaten Padangpariaman, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup sekaligus upaya bersama memperkuat penghijauan dan mitigasi bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat.
Dukungan PLN menjadi bagian dari gerakan membangun lokasi Tobat Ekologi, melalui kolaborasi pemerintah, BUMN, dunia pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Kegiatan yang dipusatkan di Kampus Politeknik Pelayaran Sumatera Barat itu dihadiri Menteri Lingkungan Hidup beserta jajaran kementerian, pemerintah daerah, BUMN, akademisi, dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Program tersebut mengusung konsep HSSEC (Humanist, Smart, Sustainable, Eco-Friendly Campus) sebagai upaya membangun kawasan pendidikan yang ramah lingkungan, adaptif terhadap perubahan iklim, serta mendukung keberlanjutan ekosistem.
Selain penanaman pohon, kawasan kampus juga dikembangkan sebagai lokasi Tobat Ekologi, yakni ruang edukasi dan aksi kolektif untuk meningkatkan kesadaran, kepedulian, dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.
PLN Perkuat Komitmen Lingkungan
General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ririn Rachmawardini, mengatakan partisipasi PLN dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap agenda pelestarian lingkungan yang menjadi bagian dari pembangunan berkelanjutan.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan BUMN menjadi faktor penting dalam menciptakan manfaat jangka panjang bagi lingkungan maupun masyarakat.
"PLN tidak hanya berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal, tetapi juga terus mengambil bagian dalam berbagai aksi keberlanjutan. Penyerahan 100 bibit pohon ini menjadi wujud kontribusi PLN UID Sumatera Barat dalam mendukung Green Campus, pembangunan lokasi Tobat Ekologi, memperkuat upaya mitigasi bencana hidrometeorologi, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang," ujar Ririn.
Aksi penghijauan tersebut juga sejalan dengan komitmen PLN mendukung target Net Zero Emissions (NZE) 2060 melalui implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Melalui penanaman pohon, kawasan kampus diharapkan memiliki kualitas lingkungan yang lebih baik, meningkatkan daya dukung terhadap risiko bencana hidrometeorologi, sekaligus memberikan manfaat ekologis, edukatif, dan sosial secara berkelanjutan.
Kolaborasi Dorong Ekosistem Berkelanjutan
Keterlibatan PLN UID Sumatera Barat dalam kegiatan tersebut mempertegas peran perusahaan dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang pelestarian lingkungan, selain menjalankan layanan kelistrikan.
Kolaborasi lintas sektor yang terbangun diharapkan mampu mempercepat terwujudnya ekosistem yang hijau, tangguh, dan berkelanjutan melalui pengembangan lokasi Tobat Ekologi sebagai ruang pembelajaran sekaligus simbol komitmen bersama menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.(*)
Editor : Hendra Efison