PADEK.JAWAPOS.COM—Peluang meraih insentif hingga Rp1 triliun dari pemerintah pusat mendorong Pemerintah Kabupaten Tanahdatar untuk mempercepat inovasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam Forum Akselerator Negeri yang digelar di Wyndham OPI Hotel Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (25/04/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang diikuti kepala daerah se-Sumatera.
Wakil Bupati Tanahdatar, Ahmad Fadly, hadir langsung mewakili daerahnya dalam forum tersebut.
Baca Juga: Marc Marquez Jatuh Lalu Menang Sprint MotoGP Jerez, Start dari Pole Malam Ini
Ia menilai ajang ini sebagai momentum strategis untuk memperkuat kinerja daerah sekaligus menyelaraskan arah pembangunan dengan kebijakan nasional.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dalam forum tersebut menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran insentif sebesar Rp1 triliun bagi pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja unggul.
Insentif ini direncanakan diberikan kepada sekitar 500 daerah, baik tingkat provinsi, kabupaten, maupun kota.
Menurut Tito, penilaian dilakukan berdasarkan indikator pembangunan yang terukur.
Beberapa aspek utama yang menjadi perhatian antara lain pertumbuhan ekonomi, keberhasilan mengendalikan inflasi, serta efektivitas dalam menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran.
Baca Juga: Barcelona Unggul 11 Poin dari Real Madrid, Gelar La Liga 2026 di Depan Mata
Sejalan dengan itu, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, menekankan pentingnya percepatan implementasi kebijakan di daerah.
Ia menyebut tantangan kepemimpinan daerah saat ini semakin kompleks, sehingga dibutuhkan akselerasi agar program tidak berjalan stagnan.
Ia juga menegaskan bahwa visi Presiden di tingkat nasional harus dapat diterjemahkan secara konkret hingga ke daerah melalui langkah-langkah yang cepat dan terukur.
Menanggapi hal tersebut, Ahmad Fadly menyambut positif skema insentif yang ditawarkan pemerintah pusat.
Ia menilai forum ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan dorongan bagi birokrasi daerah untuk meningkatkan kualitas layanan yang lebih transparan dan akuntabel.
Baca Juga: Inter Miami Ditahan New England 1-1, Masih Tanpa Kemenangan di NU Stadium
Pemerintah Kabupaten Tanahdatar, lanjutnya, akan fokus pada penguatan program prioritas dan replikasi inovasi yang telah terbukti berhasil.
Beberapa sektor yang menjadi perhatian utama meliputi pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan, serta pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui digitalisasi layanan.
Selain itu, penguatan ekonomi berbasis potensi lokal tetap menjadi pilar pembangunan daerah. Sektor pertanian, pariwisata, dan industri kreatif akan terus dikembangkan guna menciptakan kesejahteraan masyarakat secara merata dan berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati turut didampingi oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Ten Feri serta Kepala Bagian Perekonomian Frengki Adhitama. (*)
Editor : Hendra Efison