Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Car Free Day Cindua Mato Tanahdatar Dipadati Ribuan Warga, Usaha Kecil Raup Omzet 2 Kali Lipat

Safrizal Putra • Minggu, 10 Mei 2026 | 12:35 WIB
Car Free Day Cindua Mato Batusangkar dipadati ribuan warga. UMKM di Tanahdatar raup omzet hingga dua kali lipat.
Car Free Day Cindua Mato Batusangkar dipadati ribuan warga. UMKM di Tanahdatar raup omzet hingga dua kali lipat.

PADEK.JAWAPOS.COM – Kawasan Lapangan Cindua Mato di Batusangkar, Kabupaten Tanahdatar, dipadati ribuan warga saat pelaksanaan Car Free Day (CFD), Minggu pagi (10/5/2026), yang turut mendongkrak omzet pelaku UMKM hingga dua kali lipat.

Kegiatan bebas kendaraan bermotor yang digelar setiap Minggu pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB itu kini menjadi pusat aktivitas olahraga, hiburan keluarga, dan wisata kuliner masyarakat Tanahdatar.

Sepanjang kawasan CFD, warga terlihat memadati jalan untuk berjalan santai, jogging, bersepeda, hingga menikmati berbagai kuliner yang dijajakan pedagang lokal.

Salah satu pelaku UMKM yang merasakan dampak positif kegiatan tersebut adalah Heri Abdullah, pedagang kuliner tradisional kue ape.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca 7 Kota di Sumbar Hari Ini, Bukittinggi Berkabut dan Sawahlunto Diguyur Hujan

Ia mengaku pendapatannya meningkat signifikan sejak rutin berjualan di kawasan CFD Lapangan Cindua Mato.

“Alhamdulillah, sejak adanya CFD ini, peningkatan pendapatan terasa sekali, bisa dua kali lipat dari hari biasa,” ujar Heri saat ditemui di lokasi.

Heri biasanya mulai berjualan sejak pukul 06.30 WIB hingga 10.00 WIB. Sebelum adanya CFD, ia harus berkeliling hingga ke kawasan Pincuran Tujuh untuk menjajakan dagangannya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Tanahdatar dengan adanya kegiatan tersebut. Jualan jadi lebih mudah dan omzet meningkat,” tambahnya.

Antusiasme masyarakat yang memadati lokasi CFD juga mendapat perhatian dari pejabat Pemerintah Kabupaten Tanahdatar, Dedi Tri Widono.

Baca Juga: Polisi Bubarkan Perayaan Kelulusan Pelajar di Sungayang, Konvoi dan Coret Seragam Dilarang

Menurut Dedi, tingginya jumlah pengunjung menunjukkan masyarakat membutuhkan ruang terbuka yang nyaman untuk berolahraga sekaligus rekreasi keluarga.

“Saya tadi dari rumah sekitar pukul 07.15 WIB. Saya berpikir sudah mulai sepi, ternyata dilihat di parkiran masyarakat yang berkunjung antusiasnya luar biasa sekali,” katanya.

Ia menilai CFD bukan hanya menjadi sarana hiburan sehat, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat kecil melalui aktivitas perdagangan rakyat.

“Ini menandakan masyarakat Tanahdatar membutuhkan hiburan dan tempat representatif untuk kegiatan olahraga,” lanjut Dedi.

Meski demikian, Dedi mengingatkan pentingnya menjaga kedisiplinan pelaksanaan CFD sesuai jadwal yang telah ditetapkan serta menjaga kebersihan kawasan Lapangan Cindua Mato.

Baca Juga: Truk Rem Blong Tabrak 5 Kendaraan di Padangbesi, 4 Orang Meninggal Dunia

“Kita juga berharap para pedagang menyiapkan tempat sampah dan para pengunjung sama-sama menjaga agar kota tetap indah, rapi, dan bersih,” tegasnya.

Selain olahraga, kawasan CFD juga menjadi destinasi wisata kuliner favorit masyarakat karena menghadirkan beragam makanan tradisional dan jajanan lokal dengan harga terjangkau.

Kegiatan CFD di Lapangan Cindua Mato kini berkembang menjadi ruang interaksi sosial baru yang memadukan olahraga, hiburan, wisata kuliner, dan penguatan ekonomi UMKM di Tanahdatar.(*)

Editor : Hendra Efison
#Car Free Day Tanahdatar #CFD Cindua Mato #UMKM Tanahdatar #CFD Batusangkar #CFD Sumbar