PADEK.JAWAPOS.COM–Musibah kebakaran hebat melanda permukiman warga di Jorong Lingkuang, Nagari Tanjung Barulak, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanahdatar, Sabtu (13/6/2026) dini hari. Satu unit rumah permanen milik seorang warga dilaporkan hangus dilalap si jago merah.
Peristiwa tersebut dibenarkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Tanahdatar melalui Kepala Seksi Operasi Damkar Tanahdatar, Dendi Rendoni. Menurutnya, pihak pemadam menerima laporan dari masyarakat sesaat setelah api mulai membesar dan menghanguskan bangunan rumah.
"Laporan kejadian masuk ke posko kami pada pukul 03.20 WIB. Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak cepat ke lokasi," ujar Kasi Ops Damkar Tanahdatar, Dendi Rendoni, saat dikonfirmasi Padang Ekspres melalui pesan WhatsApp, Sabtu (13/6/2026).
Dendi menjelaskan, setelah menerima laporan, armada pemadam kebakaran segera diberangkatkan dari Markas Komando (Mako) Damkar Batusangkar menuju lokasi kejadian untuk mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitar permukiman warga.
"Unit armada pemadam berangkat dari Mako pada pukul 03.22 WIB dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 03.30 WIB. Petugas langsung melakukan tindakan pemadaman di lapangan," katanya.
Objek yang terbakar diketahui merupakan satu unit rumah permanen berukuran sekitar 10 x 14 meter persegi. Rumah tersebut milik Syahendri Fitri (65), seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di Jorong Lingkuang, Nagari Tanjung Barulak.
Baca Juga: Lawan Ancaman Galodo, 1.000 Pohon Karet Ditanam
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden kebakaran tersebut. Namun, kerugian materiil akibat musibah itu diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah karena kondisi bangunan mengalami kerusakan berat.
"Tidak ada korban luka-luka maupun meninggal dunia dalam kejadian ini. Namun, kerugian materiil akibat kerusakan infrastruktur bangunan rumah permanen ini diperkirakan mencapai kurang lebih Rp600 juta," ungkap Dendi.
Dalam upaya pemadaman, Damkar Tanahdatar mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Mako Batusangkar dengan kekuatan enam personel. Proses pemadaman juga dibantu oleh personel tambahan, aparat kepolisian, serta petugas PLN guna mengamankan jaringan listrik di sekitar lokasi kejadian.
Baca Juga: UIN Imam Bonjol Gali Potensi Paninggahan untuk KKN ke-52
Sebanyak dua personel kepolisian dan dua petugas PLN turut terlibat dalam penanganan di lapangan untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali selama proses pemadaman berlangsung.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Pihak terkait masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden yang menyebabkan satu unit rumah warga hangus terbakar tersebut. (*)
Editor : Adetio Purtama