Pada leg pertama pekan lalu, Vinicius Jr menjadi penentu kemenangan lewat gol tunggal yang membawa Real Madrid unggul 1-0.
Namun pertandingan tersebut sempat terhenti sekitar delapan menit setelah sang pemain melaporkan adanya dugaan pelecehan rasial yang diarahkan kepadanya oleh winger Benfica, Gianluca Prestianni.
Banding Benfica Ditolak, Prestianni Tetap Diskors
UEFA sebelumnya menjatuhkan skors satu pertandingan secara provisional kepada Prestianni seraya menunggu hasil investigasi penuh dari inspektur etika dan disiplin.
Benfica kemudian mengajukan banding, meski mengakui peluang keberhasilannya kecil sebelum laga di Bernabeu.
Pada Selasa, Prestianni tetap mengikuti sesi latihan bersama rekan-rekan setimnya di stadion Real Madrid dengan harapan larangan bermain dapat dicabut.
Namun beberapa jam jelang laga, Badan Banding UEFA menolak permohonan Benfica, sehingga sang pemain tetap tidak dapat tampil di markas Madrid.
Skors sementara diberlakukan sampai proses investigasi tuntas. Prestianni sebelumnya telah membantah melakukan pelecehan rasial terhadap Vinicius.
Mourinho Absen, Real Madrid Fokus Amankan Tiket
Laga ini juga menandai kembalinya José Mourinho ke Stadion Santiago Bernabéu setelah meninggalkan Real Madrid 13 tahun lalu.
Namun pelatih kepala Benfica itu tidak dapat mendampingi timnya dari area teknis akibat skors yang dijatuhkan UEFA menyusul kartu merah yang diterimanya pada leg pertama di Lisbon pekan lalu.
Sementara itu di kubu Real Madrid, Vinicius dipastikan tampil sejak awal dan menjadi tumpuan utama dalam upaya mengamankan tiket lolos Babak 16 Besar Liga Champions.
Menghadapi laga penentuan di Bernabéu malam ini, Real Madrid membawa keunggulan agregat 1-0 atas Benfica.(*)
Editor : Heri Sugiarto