Peristiwa tersebut langsung ditangani petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang setelah laporan diterima sekitar pukul 10.00 WIB.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Damkar Kota Padang, Rinaldi, menyebutkan laporan pertama kali disampaikan oleh Ernawati (61), seorang ibu rumah tangga yang menyaksikan langsung sapi tersebut jatuh ke dalam sumur di samping rumahnya.
Ia segera menghubungi petugas karena warga sekitar tidak mampu melakukan evakuasi secara mandiri akibat kedalaman dan struktur sumur yang sempit.
“Setelah menerima laporan, unit segera diberangkatkan pada pukul 10.01 WIB dan tiba di lokasi kejadian yang berjarak 15 kilometer dari posko pada pukul 10.25 WIB,” ujar Rinaldi, Minggu siang.
Dinas Damkar mengerahkan satu unit armada rescue dengan delapan personel dari Peleton C untuk melakukan penyelamatan hewan ternak tersebut.
Setibanya di lokasi, tim melakukan peninjauan cepat untuk menilai kondisi sumur serta posisi sapi yang terjebak di dalam lubang.
Karena ruang di dalam sumur cukup sempit dan membutuhkan teknik khusus untuk mengangkat beban berat secara aman, petugas menggunakan peralatan pendukung penyelamatan agar proses evakuasi tidak membahayakan hewan maupun personel di lapangan.
Langkah ini diambil untuk memastikan sapi dapat dikeluarkan dalam keadaan selamat tanpa menimbulkan kerusakan tambahan.
Berdasarkan kronologi yang dihimpun, kejadian bermula ketika saksi melihat sapi tersebut kehilangan keseimbangan sebelum akhirnya terperosok ke dalam sumur.
Kondisi tersebut membuat warga segera meminta bantuan profesional karena tidak memungkinkan melakukan evakuasi secara manual.
Proses penyelamatan berlangsung selama kurang lebih satu jam hingga akhirnya sapi berhasil diangkat ke permukaan.
Penanganan dinyatakan selesai secara resmi pada pukul 11.21 WIB.
“Sapi berhasil dievakuasi dari dalam sumur. Dampak kejadian hanya menyasar pada bangunan sumur,” tambah Rinaldi.
Peristiwa ini menunjukkan respons cepat Damkar Kota Padang dalam menangani situasi darurat yang tidak hanya berkaitan dengan kebakaran, tetapi juga penyelamatan hewan (animal rescue) guna membantu masyarakat.(cc1)
Editor : Hendra Efison