Pria 32 tahun, Rivaldo, memajang semua koleksinya itu di Kelurahan Sungai Sapih, Kota Padang, Sumatera Barat, dengan nama Galeri Kapsul Waktu Nusantara.
Pengunjung akan punya beragam reaksi saat melihat-lihat Galeri Kapsul Waktu Nusantara milik Rivaldo tersebut. Ada koin lama yang berlobang di tengahnya, mainan anak-anak, permainan kartu, kosmetik jadul, elektronik klasik, obat-obatan, minuman, jamu, shampo, parfum, odol, jam, buku-buku, aneka majalah, beragam koran-koran, dan barang-barang lainnya.
“Saat ini, saya menjadikan benda-benda klasik tersebut sebagai properti dalam pembuatan konten tiktok bergaya vintage,” tukuk Rivaldo alias Bang Kapsul, suatu ketika ditemui di galerinya.
Banyak keuntungan dan ‘keuntungan’ yang ia peroleh dari hobi mengumpulkan barang-barang jadul ini. "Selain selalu ada spirit yang menyala untuk terus mencari dan mencari benda-benda jadul, keuntungannya juga termasuk dari konten-konten tiktok yang saya buat, dan penyewaan properti untuk film juga," ujar Rivaldo, buka coki dua nokangnya.
Bang Kapsul ini terlompat juga keinginannya untuk membuka Galeri Vintage + Coffee Shop agar sekalian bisa nongkrong jo ngopi. "Saya ingin orang datang ke coffee shop saya lebih dari sekadar untuk mengopi sakarek. Saya ingin setiap kita merasakan lagi kenangan-kenangan, nostalgia lama saat melihat koleksi yang berhasil saya buru dan dapatkan," bebernya.
Rivaldo mengaku, untuk mendapatkan barang-barang jadul tersebut ada yang dapatkan secara gratis, dan ada yang dibeli. Ia menaksir uang yang sudah dikeluarkannya mencapai puluhan juta rupiah.
"Sebetulnya ini hobi low budget, yang seru itu pas lagi nyari barangnya. Tidak gampang memburu barang jadul berupa produk packaging, sebab dengan isinya yang utuh," sebutnya.
Kalau ia sedang beruntung ke satu lokasi, ada yang memberinya dengan harga zaman dulu, dan ada yang melepas dengan harga yang mahal. Biasalah…, dikarenakan ia terlihat sedang butuh barang-barang jadul tersebut, penjual tidak mau menurunkan harganya.
Tidak selalu mudah untuk mendapatkan barang-barang jadul, kata Bang Kapsul, sebab banyak juga orang yang hanya punya satu dua item, sehingga ia tidak mau melepas barang tersebut.
“Ada juga pemilik lamanya beranggapan barang yang saya incar itu akan disalahgunakan," ungkapnya.
So, yang penasaran dengan koleksi-koleksi lawas milik Bang Kapsul, sila mampir di galerinya, di Kuranji, Kota Padang. “Gogelmap kan saja, pasti ketemu titik koordinatnya,” tutup Rivaldo. (*)
Editor : Hendra Efison