Seluruh indikator usaha bertumbuh double digit. Total aset tercatat Rp27,79 miliar, realisasi kredit sebesar Rp22,13 miliar, dana pihak ketiga sebanyak Rp16,13 miliar, dan laba bersih usaha meningkat dari Rp721 juta menjadi Rp735 juta atau tumbuh secara year on year.
Laporan: Two Efly, Mentawai
Manajemen PT BPR Sipora Mentawai masih mampu menjaga tren pertumbuhan usahanya di tahun 2025.
Seluruh indikator usaha bertumbuh double digit, mulai dari total aset, realisasi kredit, dana pihak ketiga, hingga besaran laba bersih usaha.
“Ya, secara kinerja dan pertumbuhan usaha, kami masih mampu bertumbuh double digit. Total aset tercatat Rp27,79 miliar, realisasi kredit sebesar Rp22,13 miliar, dana pihak ketiga sebanyak Rp16,13 miliar, dan laba bersih usaha meningkat dari Rp721 juta menjadi Rp735 juta atau tumbuh secara year on year. Fokus kerja kami pada tahun 2026 ini, selain terus memacu aset dan kredit, adalah peningkatan kualitas aktiva produktif, terutama kualitas kredit,” ujar Direktur Utama PT BPR Sipora Mentawai, Alfiyanto Afrikal, yang didampingi direkturnya Novitri Yosi kepada Padang Ekspres, kemarin.
Menurut Alfiyanto, secara kinerja pihaknya masih mampu menjaga tren pertumbuhan meskipun terjadi perlambatan ekonomi dan pasar kredit yang relatif sempit.
Sejumlah target kerja yang telah disepakati dalam rencana bisnis bank terus diupayakan untuk terwujud.
Baca Juga: Nevi Zuairina Desak Transformasi ID FOOD untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
“Alhamdulillah, sebagian target tercapai dan perlu dilakukan penajaman pada tahun 2026 ini. Salah satu fokus kinerja yang akan dimaksimalkan adalah peningkatan kualitas aktiva produktif, terutama kualitas kredit dan pengendalian biaya,” ujarnya.
Aset dan Dana
Dari laporan keuangan publikasi PT BPR Sipora Mentawai tahun buku 2025, tercatat total aset sebesar Rp27,79 miliar. Capaian aset ini tumbuh 10,58 persen secara year on year.
Membaiknya kinerja aset seiring dengan berjalan baiknya intermediasi perbankan pada PT BPR Sipora Mentawai.
Realisasi kredit dan dana pihak ketiga sama-sama mengalami pertumbuhan. Hingga akhir tahun 2025, total dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun mencapai Rp16,45 miliar, tumbuh 24,81 persen secara year on year.
Dari dua produk penghimpun dana, keduanya mencatatkan pertumbuhan. Total dana tabungan yang dihimpun tercatat Rp8,88 miliar atau tumbuh 17,71 persen secara year on year.
Sementara itu, dana deposito sepanjang tahun 2025 terhimpun sebesar Rp7,57 miliar atau tumbuh 34,21 persen secara year on year.
Baca Juga: BMKG Catat 35 Gempa di Sumbar Sepekan, Magnitudo Tertinggi 4,4
Kredit dan Pendapatan
Sama halnya dengan dana pihak ketiga, realisasi kredit PT BPR Sipora Mentawai juga mencatatkan pertumbuhan.
Per 31 Desember 2025, total kredit yang disalurkan mencapai Rp22,13 miliar atau tumbuh sebesar 11,48 persen secara year on year.
Tumbuhnya kredit berdampak positif terhadap pendapatan. Pendapatan bunga yang dibukukan tercatat Rp6,33 miliar atau tumbuh 15,30 persen secara year on year.
Sementara itu, pendapatan lainnya tercatat Rp 1,6 miliar atau meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024.
“Pendapatan lainnya memang tumbuh sangat besar, mencapai 525 persen secara year on year. Peningkatan ini bersumber dari pengembalian pencadangan (CKPN/PPAP),” jelas Alfiyanto.
Baca Juga: Limpiang Khas Minangkabau Bertahan, Rosni Produksi Sejak 1991
BOPO dan Laba
Sejalan dengan kinerja usaha, kualitas aktiva produktif PT BPR Sipora Mentawai juga terpantau relatif stabil secara year on year.
Pengendalian biaya masih dapat dilakukan dengan baik, seiring masih terkendalinya rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) di angka 88,83 persen.
“Kredit yang bertumbuh dan pendapatan operasional yang meningkat bermuara pada kinerja laba. Laba bersih usaha berhasil ditingkatkan dari Rp 721 juta pada tahun 2024 menjadi Rp 735 juta pada tahun 2025,” tutup Alfiyanto.
Berdasarkan data Padang Ekspres, PT BPR Sipora Mentawai merupakan salah satu BPR yang beroperasi di Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Secara kepemilikan, BPR ini merupakan salah satu badan usaha milik daerah (BUMD) milik Pemkab Mentawai.
Dalam beberapa waktu terakhir, kinerja BPR ini terpantau cukup baik dan berhasil meraih sejumlah penghargaan. ***
Editor : Adetio Purtama