PADEK.JAWAPOS.COM - PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), anggota Holding BUMN Pertambangan MIND ID, meluluskan 19 peserta Program Basic Mechanic Course Ring 1 Tanjung Enim sebagai upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Program hasil kolaborasi PTBA dengan UT School Tanjung Enim tersebut diikuti peserta dari Kecamatan Lawang Kidul dan Kecamatan Muara Enim.
Selama 60 hari, peserta menjalani pembelajaran melalui metode in class dan praktik langsung di lapangan.
Pelatihan dirancang untuk membekali peserta dengan kompetensi dasar di bidang mekanik sekaligus membangun kesiapan kerja yang mengedepankan profesionalisme dan budaya keselamatan kerja.
Corporate Secretary Division Head PTBA, Eko Prayitno, mengatakan pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu fokus perusahaan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Menurutnya, peningkatan kompetensi masyarakat merupakan fondasi penting untuk menciptakan kemandirian ekonomi sekaligus mendukung kebutuhan tenaga kerja yang kompeten di dunia industri.
"Perseroan meyakini bahwa investasi terbaik adalah investasi pada manusia. Melalui Program Basic Mechanic Course, kami ingin membuka peluang bagi generasi muda di sekitar wilayah operasional untuk memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri, sehingga mampu meningkatkan daya saing sekaligus menciptakan peluang kerja yang lebih luas. Program ini merupakan bagian dari komitmen PTBA untuk tumbuh bersama masyarakat dan menciptakan manfaat yang berkelanjutan," jelas Eko.
Kepala Sekolah UT School Tanjung Enim, Edi Kurniawan, menyampaikan seluruh rangkaian pelatihan telah dilaksanakan sesuai kurikulum dan tujuan yang ditetapkan.
Ia berharap ilmu, keterampilan, dan pengalaman yang diperoleh peserta selama mengikuti pelatihan menjadi bekal memasuki dunia kerja maupun mengembangkan kompetensi di bidang mekanik.
Deputy Site Manager UT Tanjung Enim, Sulaiman, menekankan pentingnya budaya keselamatan kerja (safety) sebagai nilai utama yang harus diterapkan setiap insan di dunia industri.
"Kompetensi teknis harus selalu berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Safety bukan hanya menjadi aturan, tetapi harus menjadi budaya dalam setiap aktivitas kerja," katanya.
Sementara itu, Sustainability Division Head PTBA, Dedy Saptaria Rosa, mengajak seluruh peserta untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan meskipun telah menyelesaikan pelatihan.
"Kelulusan dari Basic Mechanic Course bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk terus meningkatkan kompetensi. Dunia industri akan terus berkembang, sehingga semangat untuk belajar dan beradaptasi harus terus dijaga agar mampu menghadapi tantangan di masa depan," ujar Dedy.
Prosesi Closing Ceremony ditandai penyematan tanda kelulusan kepada perwakilan peserta sebagai simbol keberhasilan menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan.
Kegiatan tersebut juga dimeriahkan penampilan live performance para peserta yang menampilkan kreativitas, kekompakan, dan semangat kebersamaan selama mengikuti program.
Sebagai bentuk apresiasi, PTBA bersama UT School Tanjung Enim memberikan penghargaan kepada lima peserta terbaik yang menunjukkan performa unggul dalam aspek akademik, praktik, dan kedisiplinan.(*)
Editor : Heri Sugiarto