Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

9 Topik yang Sebaiknya Kamu Hindari dalam Percakapan Menurut Psikologi

Suci Kurnia Putri • Kamis, 30 Januari 2025 | 14:07 WIB

Photo
Photo
PADEK.JAWAPOS.COM—Menjalin hubungan yang baik dengan orang lain bukan hanya soal berbicara, tapi juga tentang apa yang tidak kamu bicarakan.

Psikologi menunjukkan bahwa menghindari topik tertentu dapat membuat percakapanmu lebih menyenangkan dan dirimu lebih disukai oleh orang lain.

Dikutip dari laman Small Biz Technology pada Kamis (30/1/25), Berikut adalah sembilan topik yang sebaiknya kamu hindari agar disukai orang lain.

1. Politik

Diskusi politik sering kali memancing perdebatan. Di tengah perbedaan pandangan, topik ini mudah memecah belah. Daripada membahas isu politik, lebih baik bicarakan hal yang netral atau menyenangkan, seperti hobi atau pengalaman baru.

2. Prestasi Pribadi

Membicarakan pencapaian itu wajar, tapi jika berlebihan, orang lain bisa menganggapmu sombong. Psikologi menyarankan agar kamu seimbang antara membagikan cerita pribadimu dan menunjukkan ketertarikan pada cerita orang lain.

3. Gosip

Meskipun seru, gosip bisa merusak kepercayaan. Orang lain mungkin akan merasa kamu juga bisa membicarakan hal buruk tentang mereka di belakang. Fokuslah pada topik yang positif dan membangun, seperti ide-ide baru atau rencana masa depan.

4. Mantan Pasangan

Membahas mantan dapat membuat suasana jadi canggung. Orang lain mungkin menganggap kamu belum benar-benar move on. Lebih baik, alihkan percakapan ke hal-hal yang lebih relevan dan menyenangkan.

5. Uang

Topik tentang gaji, utang, atau kekayaan sering kali dianggap sensitif. Selain menimbulkan kecanggungan, hal ini juga bisa memicu rasa iri. Cobalah membahas pengalaman menarik atau minat yang kamu dan lawan bicaramu punya bersama.

6. Pengalaman Negatif

Ceritakan pengalaman burukmu seperlunya saja. Jika terlalu sering dibahas, orang lain bisa merasa tertekan atau terbawa suasana negatif. Sebaliknya, fokuslah pada pelajaran yang kamu dapatkan dari pengalaman tersebut.

7. Masalah Kesehatan

Meskipun jujur itu baik, terlalu sering membahas kondisi kesehatan bisa membuat orang lain merasa tidak nyaman. Cobalah berbicara tentang hal-hal yang lebih ringan dan inspiratif agar percakapan tetap hidup.

8. Kritik yang Berlebihan

Kritik terus-menerus dapat membuat orang merasa defensif. Alih-alih mengkritik, berikan masukan yang konstruktif atau cari topik yang lebih positif untuk dibahas bersama.

9. Keluhan tentang Pekerjaan

Setiap orang pasti pernah merasa lelah dengan pekerjaan, tapi jika keluhan ini terus dibicarakan, orang lain bisa merasa bosan. Cari sudut pandang positif dari pekerjaanmu, atau alihkan percakapan ke topik di luar pekerjaan.

Dengan menghindari topik yang terlalu sensitif, kamu bisa menciptakan suasana percakapan yang lebih nyaman, santai, dan menyenangkan. Orang-orang akan lebih mudah menyukaimu karena kamu memberikan kesan positif dan tulus. (*)

Editor : Hendra Efison
#topik pembicaraan #keluhan pekerjaan #psikologi #Hindari Percakapan ini