Sebuah mobil ambulans yang tengah membawa jenazah dari arah Pekanbaru menuju Payakumbuh dilaporkan masuk ke jurang sedalam sekitar 30 meter.
Kasat Lantas Polres Limapuluh Kota, Iptu Zarwiko Irzal, menjelaskan kendaraan tersebut dikemudikan Suardi (47), warga Pekanbaru, saat melintas di jalan beton turunan dengan kondisi arus lalu lintas sepi dan permukaan jalan dalam keadaan kering.
Menurutnya, kecelakaan bermula ketika pengemudi diduga berusaha menghindari jalan bergelombang di bagian tengah badan jalan, namun kendaraan hilang kendali hingga akhirnya terperosok ke jurang di sisi jalan nasional tersebut.
Akibat peristiwa itu, tiga orang dilaporkan mengalami luka ringan.
Pengemudi mengalami luka robek di bagian kepala serta lebam pada tangan dan kaki, sementara dua penumpang lainnya mengalami luka lecet dan patah tulang.
Seluruh korban langsung dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Satu penumpang anak berusia 9 tahun dilaporkan dalam kondisi selamat tanpa luka serius.
Tidak terdapat korban jiwa dalam kecelakaan tersebut meskipun kendaraan masuk ke jurang dengan kedalaman yang diperkirakan mencapai 30 meter.
Kerugian materil akibat kejadian itu ditaksir sekitar Rp15 juta, dengan kondisi ambulans mengalami kerusakan pada bagian depan serta sisi samping kanan kendaraan.
Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Limapuluh Kota telah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan kronologi kecelakaan secara menyeluruh.
Selain itu, sejumlah saksi juga telah diperiksa guna mendukung proses penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan penyebab pasti kecelakaan di jalur nasional yang menghubungkan Sumatera Barat dan Riau tersebut.
Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan lalu lintas di jalur Sumbar–Riau yang memiliki kontur turunan dan kondisi badan jalan tertentu yang membutuhkan kewaspadaan tinggi dari setiap pengendara.
Polisi masih mendalami keterangan pengemudi serta saksi guna melengkapi laporan resmi kejadian.(*)
Editor : Hendra Efison