Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Prof Ahmad Azmy Dikukuhkan Jadi Guru Besar, Soroti Kebahagiaan Karyawan

Hendra Efison • Minggu, 8 Juni 2025 | 10:24 WIB

Prof. Ahmad Azmy, SE, MM, CHRM
Prof. Ahmad Azmy, SE, MM, CHRM
PADEK.JAWAPOS.COM—Universitas Paramadina resmi mengukuhkan Prof. Ahmad Azmy, SE, MM, CHRM sebagai Guru Besar dalam bidang Manajemen Sumber Daya Manusia Strategis.

Prosesi akademik berlangsung pada Sabtu (7/6/2025) di Auditorium Gedung Nurcholish Madjid, Kampus Paramadina Cipayung, Jakarta Timur.

Dalam orasi ilmiahnya yang berjudul Employee Happiness Strategy untuk Menunjang Organizational Performance Menuju Indonesia Sejahtera, Prof. Azmy menekankan bahwa kebahagiaan karyawan merupakan faktor utama dalam peningkatan produktivitas dan profitabilitas perusahaan.

“Kebahagiaan karyawan merupakan fungsi integral. Korelasi kebahagiaan dalam bekerja pasti akan mengarah pada tren kenaikan laba,” ujar Prof. Azmy.

Ia menambahkan bahwa indeks kebahagiaan dapat menjadi indikator strategis untuk menilai kinerja organisasi, baik dari sisi keuangan maupun kepuasan pelanggan.

Ia juga menyoroti peran manajer dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan memotivasi.

“Kebahagiaan karyawan harus dirasakan di tempat kerja sebagai stimulator pekerjaan dan penggerak kualitas bisnis,” tambahnya.

Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, menyampaikan apresiasi atas capaian akademik tersebut.

Ia menyebut bahwa hanya sekitar 2% dosen di Indonesia yang berhasil meraih gelar Guru Besar.

“Menjadi Guru Besar memerlukan dedikasi dan ketekunan luar biasa. Saya berharap paling tidak ada 14 calon Guru Besar lainnya dari Paramadina yang menyusul dalam 1-2 tahun ke depan,” ungkap Prof. Didik.

Dukungan juga datang dari LLDIKTI Wilayah 3. Dian Rusdiana, S.Pd, M.Pd menyatakan bahwa capaian Prof. Azmy bukan hanya prestasi individu, tetapi juga kontribusi besar bagi institusi dan pendidikan tinggi nasional.

“Universitas Paramadina terus menunjukkan komitmennya dalam melahirkan akademisi unggul, terutama di bidang manajemen SDM,” kata Dian.

Ketua Yayasan Wakaf Paramadina, Dr. Ir. Arif Budimanta, M.Sc, juga menyoroti pentingnya riset Prof. Azmy sebagai bagian dari misi kebangsaan.

“Kalau dalam matematika disebut tautologi, maka kebahagiaan karyawan adalah sebab sekaligus akibat dari tercapainya masyarakat adil dan makmur,” ujarnya.

Acara tersebut turut dihadiri tokoh pendidikan nasional dan mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Ia menekankan pentingnya integritas dan meritokrasi dalam menciptakan lingkungan kerja yang adil.

“Meritokrasi menghadirkan perasaan kesetaraan kesempatan dan penghargaan atas prestasi. Ini menjadi dasar kepuasan dalam organisasi, negara, dan masyarakat,” ucap Anies.

Pengukuhan ini menjadi tonggak penting bagi Universitas Paramadina dalam memperkuat perannya sebagai institusi akademik yang memajukan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang manajemen sumber daya manusia yang humanis dan strategis.(*)

Editor : Hendra Efison
#Kebahagiaan Karyawan #Prof Ahmad Azmy #Guru Besar Paramadina