Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kondisi Pemain dan Strategi Dortmund Bungkam PSG di Semifinal Liga Champions

Heri Sugiarto • Rabu, 1 Mei 2024 | 12:45 WIB

Para pemain Borrusia Dortmund latihan terakhir jelang laga Semifinal Liga Champions melawan PSG.(Foto: BVB De)
Para pemain Borrusia Dortmund latihan terakhir jelang laga Semifinal Liga Champions melawan PSG.(Foto: BVB De)
PADEK.JAWAPOS.COM-Borussia Dortmund siap menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) di leg pertama semifinal Liga Champions yang akan digelar pada Kamis dini hari WIB (2/5/2024), di Signal Iduna Park. 

Pelatih BVB Edin Terzic mengatakan, timnya memiliki kesempatan untuk meraih hasil bagus dengan keuntungan bermain di kandang.

"Kami perlu tampil selama 180 menit di level tertinggi untuk mencapai mimpi besar kami mencapai final. Pertama di Dortmund dan kemudian di Paris minggu depan" ungkapnya saat konferensi pers jelang pertandingan.

Ramy Bensebaini dan Julien Duranville, yang mengalami cedera otot, dipastikan absen pada leg pertama.

Kabar baiknya, Ian Maatsen dan Emre Can akan kembali ke skuad setelah menjalani hukuman larangan di Bundesliga. "Saya bugar dan 100% fit, itu bisa menjadi keuntungan bagi besok," kata sang kapten BVB Emre Can.

Marcel Sabitzer, yang sakit minggu lalu, sudah kembali berlatih bersama tim pada hari Senin.

Donyell Malen dan Sebastien Haller yang baru saja cedera sudah berlatih sebagian bersama rekan setim mereka.

Apakah mereka masuk skuad akan ditentukan setelah sesi latihan terakhir. "Sampai saat ini, kami berharap para pemain itu bisa tersedia," jelas Terzic.

Sementara itu, PSG datang ke Signal Iduna Park sebagai juara bertahan Ligue 1 Perancis.

Kedua tim sudah pernah bertemu dua kali musim ini. Hasilnya, BVB kalah 2-0 di Paris pada fase grup Liga Champions, tapi kemudian mengamankan posisi teratas grup berkat hasil imbang 1-1 di Dortmund.

"Kami menyaksikan pertandingan yang sangat berbeda di Dortmund dibandingkan pertandingan sebelumnya di Paris, ketika kami sama sekali tidak puas. Kami tidak memiliki banyak peluang untuk mencetak gol. Ceritanya benar-benar berbeda di pertandingan kedua," kenang Terzic.

Dia menambahkan, "Itu adalah pertandingan terbuka di mana kami bahkan sedikit lebih dekat dengan kemenangan pada akhirnya. Anda dapat mengatakan bahwa kami telah mengambil pelajaran yang tepat dari pertandingan pertama."

Meski begitu, Terzic mengakui PSG saat ini sedang berada dalam puncak performa. "Mereka telah meraih banyak hasil bagus dan hanya mengalami satu kekalahan di tahun 2024. Kami perlu melampaui performa kami sebelumnya di Dortmund," katanya.

Dia menilai PSG sebagai tim yang fleksibel dan cepat, bisa beradaptasi dengan skema permainan yang berbeda.

Bagi Dortmund, kunci untuk mengalahkan PSG di leg pertama semifinal Liga Champions ini terletak pada memiliki prinsip dan prioritas yang jelas dalam permainan. 

"Kami harus memiliki prinsip dan prioritas yang jelas. Di mana kami ingin merebut bola, kapan kami harus ke luar dari posisi, dan di mana kami harus saling mendukung," jelas Terzic.

Dengan keyakinan pada kemampuan dan kekuatan tim, Terzic yakin Dortmund dapat menyusun rencana yang tepat untuk mengalahkan PSG.

"Kami harus percaya diri pada performa dan kekuatan kami sendiri," tegasnya. "Kami akan mengembangkan rencana untuk melukai mereka," tambahnya.

Tekanan ketat dan tempo permainan yang tinggi menjadi kunci untuk membuka peluang mencetak gol melawan PSG. Untuk itu, Terzic mengharapkan para pemain tampil agresif, intens, dan uletserta dukungan semua suporter.

“Jika kita semua melakukan ini bersama-sama, tidak hanya di lapangan dan di bangku cadangan, tapi semua orang di stadion, kita punya peluang besar dan itu harus kita ambil,”  ungkapnya.

Kapten tim Emre Can mengenang momen perayaan di ruang ganti pasca lolos ke semifinal. "Itu adalah malam yang luar biasa bagi kami semua. Luar biasa dan bersejarah," ujarnya.

Harapan kemenangan di laga ini bukan akhir dari perjalanan mereka. Para pemain "Die Schwarzgelben" (Si Kuning-Hitam) ingin kembali berpesta setelah leg kedua di Paris pekan depan.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Sebastien Haller #Juara Ligue 1 Perancis #Paris Saint Germain #borrusia dortmund #marcel sabitzer #Edin Terzic #bvb #Dortmund vs PSG #Donyell Malen #emre can #psg #semifinal liga champions