Pelatih Shin Tae-yong optimistis dengan peluang timnya untuk meraih kemenangan dan lolos ke Olimpiade.
"Memang sebelum lawan Guinea, jujur skuad kita kurang baik. Jadi dengan skuad yang ada sekarang ini kita harus bekerja keras sampai akhir supaya kita bisa mendapat hasil yang baik," ujar Shin Tae-yong.
Meski skuad Garuda Muda tak diperkuat oleh beberapa pemain kunci, seperti kapten Rizky Ridho (kartu merah), Justin Hubner (tidak dilepas klub Cerezo Osaka), dan Elkan Baggott (tidak dilepas klub Ipswich Town), Shin Tae-yong mendapatkan amunisi baru dengan bergabungnya Alfeandra Dewangga dari PSIS Semarang.
"Justin tidak dilepas Cerezo Osaka. Ini pertandingan terakhir jadi sebenarnya memang sangat sedih dan sangat disayangkan karena tidak dilepas. Apalagi ini kesempatan terakhir untuk lolos Olimpiade, sangat disayangkan,” ungkap Shin Tae-yong.
Shin Tae-yong juga telah menganalisa kekuatan Guinea melalui video dan mengakui bahwa tim Afrika Barat itu memiliki kekuatan yang bagus.
"Memang sekarang saya analisa terus lewat video pertandingan Guinea seperti apa. Tim yang sangat baik dan sangat kuat, apalagi pemain-pemain Guinea banyak yang bermain di Eropa juga. Jadi tidak bisa dikatakan ini tim lemah. Jadi ini hal yang cukup dikhawatirkan," jelas Shin Tae-yong.
Terkait kritik yang ditujukan kepada Marselino Ferdinan setelah kalah melawan Irak di Piala Asia U-23, Shin Tae-yong meminta maaf dan memohon dukungan publik untuk Marselino.
"Saya seharusnya memberi saran kepada Marselino sebelumnya, tapi saya kemarin tidak bisa kasih saran jadi ini juga kesalahan saya. Maka saya mohon maaf kepada penggemar sepak bola Indonesia. Seharusnya Marselino tidak begitu kepada masyarakat Indonesia," tukas Shin Tae-yong.(*)