Leverkusen tak mengendurkan semangat meski sudah mengunci gelar Bundesliga. Mereka bertekad untuk mengakhiri musim dengan catatan tak terkalahkan.
Seperti biasa, sang juara langsung mendominasi jalannya pertandingan. Mereka mengalirkan bola dengan cepat, dan terus menerus menguji lini belakang Augsburg.
Rasa haus untuk menorehkan sejarah terlihat jelas pada gol pembuka. Amine Adli memberikan umpan kepada Victor Boniface yang dengan mudah menceploskan bola ke gawang.
Gelandang Robert Andrich menambah keunggulan Leverkusen lewat gol indah. Andrich dengan akrobatik menyambar tendangan sudut Jonathan Tah dan menyindir bola melewati Koubek.
Augsburg sesekali mengancam, namun tak bisa berbuat banyak untuk menghindari ketertinggalan di babak pertama.
Andrich nyaris mencetak gol spektakuler keduanya lewat tembakan jarak jauh yang melebar tipis.
Memasuki babak kedua, pola permainan tak banyak berubah. Leverkusen dengan tenang menguasai bola dan mencari celah untuk menambah gol.
Jonas Hofmann melepaskan tembakan keras yang melambung tipis, sementara Adli memaksa Koubek melakukan penyelamatan.
Augsburg tak tinggal diam. Arne Engels melepaskan tendangan bebas yang diblok pemain bertahan Leverkusen, sedangkan tembakan jarak jauh Niklas Dorsch melambung tinggi.
Momen ajaib kemudian terjadi pada menit ke-62. Pemain debutan Bundesliga berusia 18 tahun, Mert Komur, memanfaatkan kelengahan Leverkusen untuk menguasai bola.
Komur melepaskan tembakan melengkung indah yang bersarang tepat di pojok atas gawang.
Augsburg nyaris menyamakan kedudukan saat Ermedin Demirović gagal menyambar umpan silang brilian Arne Maier yang mengarah ke gawang kosong.
Serangan Augsburg tersebut tak mampu menghentikan dominasi Leverkusen.
Andrich dan Granit Xhaka berpeluang menambah gol. Tapi, Koubek tampil gemilang menghalau tembakan mereka.
Koubek juga sigap mengamankan bola dari kaki Florian Wirtz sebelum pemain muda tersebut bisa menceploskannya ke gawang.
Meski Augsburg memberikan perlawanan, Leverkusen menutup musim dengan kemenangan.
Mereka pun dinobatkan sebagai tim tak terkalahkan yang abadi - memberikan kado manis kepada para fans yang akan menyaksikan pengangkatan trofi Meisterschale.
Kapten Lukas Hradecky, dengan senyum lebar dan air mata di matanya, menjadi kapten Leverkusen pertama yang mengangkat trofi.(*)
Statistik Pertandingan:
- Leverkusen mengakhiri musim dengan raihan 90 poin.
- Hanya juara Bundesliga musim 2012/2013 Bayern Munich yang meraih poin lebih banyak (91).
- Leverkusen mencetak gol di 33 dari 34 laga, sekaligus kebobolan paling sedikit (24 gol) di Bundesliga. Hanya Borussia Monchengladbach yang mampu menahan mereka imbang 0-0 pada Matchday 19.
- Keenam gol Andrich musim ini dicetak sejak awal Februari.
- Komur menjadi pencetak gol termuda Augsburg di Bundesliga, memecahkan rekor Kevin Danso yang berusia 19 tahun saat mencetak gol pertamanya untuk klub pada 2017 - juga melawan Leverkusen.
- Die Fuggerstädter hanya sekali menang dari 13 lawatan ke Leverkusen di Bundesliga. Kemenangan 2-1 musim lalu.
- Pemain Augsburg Niklas Dorsch merupakan pemain muda dan pemain cadangan Bayern saat Alonso bermain di sana selama tiga tahun antara 2014 dan 2017.